Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penjelajah Benak

Penjelajah Benak

Sudah lima hari ini aku memimpikan mimpi yang sama tapi baru hari ini dedaunan pohon pirua berguguran seperti tadi. Dan suara itu, kali ini bahkan saat aku sudah bangun-pun masih bisa kudengar dengan jelas di dalam kepala dan benakku. Menggema tak ingin lepas. Aku memiringkan tubuhku dan mendapati Esen yang berbaring miring di tempat tidurnya yang berada di seberang sedang memperhatikanku tak berkedip. “Mimpi yang sama?” tanyanya. Aku mengerjapkan mata berusaha memfokuskan pandangan dan pikiranku.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai i had that same dream again
Baca
+Pustaka
Marry you again !!

Marry you again !!

“ Ini aku Joshua, Elena. Aku suamimu. Kamu kenapa bertingkah aneh seperti itu?. Tolong tenanglah !“. Balas Joshua kepadanya perlahan seolah berusaha menenangkannya. “ Ah...tidak,tidak..!. Kamu bukanlah suamiku “. Ucap Elena lagi sembari menutup kedua matanya. Dengan nafas yang tidak beraturan,serta keringat dingin yang senantiasa menetes dari dahinya, Elenapun kemudian terbangun dari tidurnya. “ Astaga..., baru saja rupanya aku bermimpi !. Tetapi kenapa seolah-olah barusan terasa seperti nyata ?”. Ujar Elena kepada dirinya sendiri terheran-heran. Ternyata haripun memang sudahlah berganti menjadi pagi. Luna yang sudah selesai mandi , mengetuk pintu kamar Elena.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai i had that same dream again
Baca
+Pustaka
Tilasmat

Tilasmat

Lagi-lagi aku hanya bisa mengangguk. Entah kenapa malam ini, mata tak bisa menahan kantuk lebih lama. Hingga tak butuh waktu lama, aku pun masuk ke dalam buaian mimpi. Mimpi buruk yang rasanya tak asing. Ruang kamar yang sebelumnya ditempati berubah menjadi hutan lebat dengan suara-suara binatang buas saling bersahutan. Di mana ini?. Rasanya dejavu, kejadian ini sama persis ketika aku bertemu Ki Amar dulu saat tinggal di Garut.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai i had that same dream again
Baca
+Pustaka
Sweet Dreams

Sweet Dreams

*** Nina mengerjap, mengusap wajahnya dengan kasar. “Ya Tuhan ... mimpi itu lagi.” Lirih sekali suara Nina dalam berucap. Iya, dirinya baru saja terbangun dari tidurnya. Bukan sungguhan ia bertemu dengan Kafta karena ternyata semua hanya mimpi indah yang terus berulang dalam tidurnya. Kafta selalu terlihat begitu nyata, tapi semua hanya ilusi semata.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai i had that same dream again
Baca
+Pustaka
Pacar Pembantu

Pacar Pembantu

"Mama!" Aku terbangun kala mimpi mengerikan itu kembali menghantui. Tidak, bukan hanya sekali, mimpi itu bahkan sudah datang berkali-kali. Entah, apa yang terjadi sebelumnya. Aku selalu mengakhiri mimpi itu dengan meneriakkan kata 'Mama'.
1020.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 835 kali sebagai i had that same dream again
Baca
+Pustaka
The Guardian of Tunlansia

The Guardian of Tunlansia

karna Ini merupakan kali pertamanya Aku mengalami mimpi aneh semacam ini! Tapi ada satu Hal yg benar2 membuatku bingung setengah mati, Kalau memang saat ini aku benar-benar mengalami Lucid Dream ... L-lalu kenapa? Aku malah tidak bisa mengingat dimana tepatnya aku berada sebelumnya ya!? Diapartementku? Ah tidak-tidak pasti aku tadi sedang berada diapartement Kak Kris kan?
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai i had that same dream again
Baca
+Pustaka
Tertawan Masa Lalu

Tertawan Masa Lalu

"Mimpiin orang yang sama?" "Iya, Ma. Indana baru aja mimpi tadi. Indana mimpi ketemu sama orang yang gak Indana kenal," ungkapnya. "Orang itu udah pernah ada di mimpi aku sebelumnya. Dan tadi, aku mimpiin dia lagi. Waktu mimpinya pun hampir sama, Ma. Waktu pertama kali mimpiin dia, aku mimpi pas ketiduran setelah salat malam. Dan sekarang, aku lagi-lagi mimpiin dia pas lagi ketiduran setelah salat." "Memangnya kamu mimpi soal apa? Orang yang nggak kamu kenal itu ngapain aja di mimpi kamu?" tanya Mama Cahaya.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai i had that same dream again
Baca
+Pustaka
Istri Dadakan Sang Presdir

Istri Dadakan Sang Presdir

“Hari ini… rasanya aku ingin bicara lebih banyak. Ada hal-hal yang… semakin sering menghantuiku.” Müller mengangguk pelan, matanya menatap Sekar penuh kesabaran. “Baik. Katakan, apa yang kau rasakan?” Sekar memejamkan mata sejenak, mencoba menata kata. “Perasaan deja vu. Seperti pernah melalui sesuatu yang sama, tapi aku tak tahu kapan dan di mana. Dan…” ia menelan ludah, “…ada pria asing yang sering muncul dalam mimpiku. Seakan dia ada hubungannya dengan masa laluku.”
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai i had that same dream again
Baca
+Pustaka
KAMPUNG HALIMUN

KAMPUNG HALIMUN

Deg Aku tiba-tiba menghentikan langkahku, jantungku tiba-tiba berdetak dengan kencang ketika aku memikirkan itu. “Aku baru ingat, suasana ini mirip dengan mimpi yang sudah dua kali aku rasakan.” “Jalanan yang berbatu ini sama, meskipun bangunan yang ada di sisi kiri dan kanan berbeda.” “Dan sepertinya, mimpi pertama dan mimpi kedua ada hubungannya.” “Mungkin saja itu adalah ritual yang sudah mereka lakukan kepada orang-orang yang sudah ditumbalkan terlebih dahulu dengan ritual yang sama persis dengan di mimpi.”
9.630.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai i had that same dream again
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Joy Julia
Sepertinya mending selesaikan Warung Tengah Malam dulu Thor, sudah terlanjur seru, biar bs fokus satu per satu dulu. Kampung Halimun seru jg, tp blm panas. Bakal geregetan kalau disana masih bersambung, disini bersambung
Baca Semua Ulasan
FREL.

FREL.

Aku baru sadar bahwa mereka telah tiada. "Kalian tau, Kek, Nek, barusan aku mimpi, dan anehnya lagi mimpiku sama persis dengan apa yang pernah kita alami." Tanganku mengelus permukaan kaca yang bagian tengahnya retak akibat terjatuh tadi. "Kejadiannya sama persis di foto ini, baju kita juga sama, bergambar doraemon sama kayak di foto ini," lanjutku sembari punggung tanganku tak henti-hentinya menyeka air mata yang keluar. "Aku megang balon ini juga, Kek, Nek," tambahku lagi sambil jari telunjukku berlari menunjuk bagian foto balon yang sedang kupegang. Ketika tatapanku jatuh pada foto lututku yang terluka, seketika kubekap mulutku kuat. Kupejamkan mataku dan menangis lagi.
9.426.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 790 kali sebagai i had that same dream again
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
Pengelana Tersesat
Ceritanya seru, tapi sekedar saran, perlu koreksi cara promosi. Lebih halus dan sopan ke Author. Takutnya promo kaya biasanya bakal bikin masalah di masa depan. Tapi, klo mau lanjut juga silakan. Saya yang tersesat hanya mengingatkan agar hanya saya seorang yang tersesat
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status