FREL.
Aku baru sadar bahwa mereka telah tiada.
"Kalian tau, Kek, Nek, barusan aku mimpi, dan anehnya lagi mimpiku sama persis dengan apa yang pernah kita alami." Tanganku mengelus permukaan kaca yang bagian tengahnya retak akibat terjatuh tadi. "Kejadiannya sama persis di foto ini, baju kita juga sama, bergambar doraemon sama kayak di foto ini," lanjutku sembari punggung tanganku tak henti-hentinya menyeka air mata yang keluar. "Aku megang balon ini juga, Kek, Nek," tambahku lagi sambil jari telunjukku berlari menunjuk bagian foto balon yang sedang kupegang.
Ketika tatapanku jatuh pada foto lututku yang terluka, seketika kubekap mulutku kuat. Kupejamkan mataku dan menangis lagi.
Bab Populer