Me and You
“Maaf ya, aku lamban kalau soal mencatat pelajaran. Mulai besok, kau tunggu saja aku. Aku akan lebih cepat.”
“Hahahaha...,” ia tertawa. “Bukan salahmu, kemungkinan besar adalah salahku. Karena seberapa keras pun ia berusaha, aku tidak akan menyukainya.”
Perkataan Sela tadi pagi terngiang lagi di kepala. Aku tertunduk lesu. Ia pandai sekali membuat moodku seperti sedang berada di roller coaster.
Aku tahu, Liana. Kau memang tidak menyukainya. Beno adalah laki-laki yang kau sukai. Tidak hanya Ferdi, seberapa keras pun juga aku berusaha, kau tidak akan pernah menyukaiku.
Bab Populer