Kurelakan Suamiku untuk si Pelakor Magang
Ibu mengingatkanku pada keinginanku sewaktu berbicara pada Mama Rumi.
Aku menghela napas gusar, mengusap wajah gusar untuk mengembalikan kesadaranku karena terlalu banyak melamun. Tiba-tiba, aku mengingat sosok wanita yang biasanya ada di sekitarku, tapi hari ini aku tidak melihatnya. Tidak, bukannya sejak seminggu lalu. Aku yang menyadari, kehilangan sesuatu, langsung menyambar ponsel dan menghubungi Mbak Naura. Beberapa panggilan tidak di terima oleh mantan kakak iparku itu, membuat perasaanku tidak enak.
"Apa yang terjadi, ya?" ocehku dengan memandangi layar ponsel.
Bab Populer