Can is mine
AkaraLangitBirupegangan tangan di mobilkata kata di kaca depan mobilmimpi mengendarai mobilkaki diperban jatuh dari motor
Raut wajah lelah itu bertambah murung saat menyadari jika semua sahabatnya tak lagi bersamanya.
"Kok bengong?" lelaki tersebut kembali bertanya.
Ayana segera kembali memfokuskan perhatiannya, "Kenapa?".
Lelaki tersebut menggeleng. "Lupakan. Mau pesan apa mbak?"
Ayana mengedikan bahu tak peduli saat lelaki dihadapannya menyuruh ia untuk melupakan apa yang lelaki itu bicarakan tadi.
"Moccacino sama red velvetnya ya, Ical. Tapi yang dingin," pesan Ayana. Lelaki yang dipanggil Ical itu mengangguk, lalu bergegas menyiapkan pesannya.
Beliebte Kapitel