Terjebak Gairah Siluman
Lincoolnpuisi senja menjelang malamrenungan sepertiga malamlirik sepohon kayu daunnya rimbunmenikungmu di sepertiga malam
Wulan mengerang dalam-dalam, suaranya tertahan di balik sumbatan mulut, saat tentakel itu mendorong masuk tanpa pelan-pelan, mengembang sedikit demi sedikit, membentuk dirinya mengikuti kontur dalam yang sempit.
Di depan, dua tentakel yang lebih besar berkumpul. Mereka menyatu di ujung, membentuk sesuatu yang tampak seperti dua batang berdaging yang menyatu di pangkalnya, berdenyut dengan irama yang berbeda-beda. Mereka mendekat, menggesek-gesek permukaan liang Wulan yang sudah basah oleh lendir dan cairan tubuhnya sendiri.
"Uuughhh!"