Gairah Sopir dan Majikan
Mata Brian dan Jessy terpaku pada layar monitor hitam putih yang ada di hadapan mereka.
"Nah, coba lihat ini," dr. Indah menunjuk sebuah titik kecil di tengah lingkaran gelap. "Ini adalah kantong kehamilanmu, Jess. Dan titik kecil di tengahnya itu adalah janinnya. Masih sangat kecil, sekitar enam milimeter, tapi dia ada di posisi yang sangat bagus, tepat di dalam rahim."
Air mata Jessy luruh seketika. Rasanya seperti mimpi yang menjadi nyata. "Itu... itu anak kita, Mas?"