Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

"Hai." Seorang wanita cantik menyapaku ramah dengan melempar senyum manis saat pintu kubuka. Aku hanya membalasnya dengan senyuman tipis yang dipaksa. Wanita itu masih memandangku ramah dengan sesekali mencari celah ke arah belakangku seperti sedang mencari seseorang. "Boleh masuk?" tanyanya kemudian karena aku masih berdiri di depannya. Belum mempersilakannya masuk. Sengaja. Aku juga masih memegang erat sisi tepi daun pintu agar tidak terbuka lebar. Inginku pintu ini segera menutup dan mencegah wanita ini masuk ke dalam rumah. "Bisakah tidak datang hari ini? Kami ada acara keluarga," ujarku tanpa basa-basi melontarkan pertanyaan itu padanya. Berharap wanita di depanku ini mengerti dan memutuskan pergi. Ini untuk pertama kalinya aku memberanikan diri menolak kedatangannya. "Oh ya, hm … ada acara keluarga? Surya tidak bilang. Acara apa? Boleh ikut?" Mataku terbelalak kaget tak percaya mendengar wanita yang tidak kuinginkan kehadirannya ini bertanya demikian? Ikut katanya? Mataku awas menengok ke arah belakangku, memastikan seseorang yang berada di dalam sana tidak mengetahui siapa yang bertamu saat ini. Aku baru tahu ada makhluk yang tanpa malu seperti dia hidup di muka bumi ini. bukankah memintanya tidak datang ke rumahku saat ini adalah sebuah pengusiran? kenapa dia tidak peka?
1028.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 577 kali sebagai jongkok berdiri
Baca
+Pustaka
Ditinggal 17 Kali, Kini Aku Pemimpin Mafia

Ditinggal 17 Kali, Kini Aku Pemimpin Mafia

Malam sebelum pernikahan yang ke-17, suamiku, yang seorang mafia, berjanji kali ini pernikahan kami akan tenang tanpa gangguan. "Merry, kali ini aku janji," katanya dengan sungguh-sungguh. "Aku sudah bilang pada Agnes, besok, sekali pun langit runtuh, dia harus menanggungnya sendiri." Kandunganku sudah memasuki bulan kelima. Aku dan Lewis sudah bersama selama tiga tahun. Kini, aku hamil lima bulan, tetapi belum pernah sekali pun kami berhasil menggelar pernikahan. Sebab sebelumnya, dia sudah membatalkan pernikahan kami sebanyak enam belas kali. Setiap kali itu terjadi, alasannya selalu sama, yaitu karena adik angkatnya, Agnes. Pertama, katanya demam. Aku menemaninya semalaman di rumah sakit tanpa sempat ganti gaun pengantin, yang ternyata Agnes hanya flu ringan. Kedua, katanya sakit jantung. Lewis langsung pergi meninggalkanku, padahal sebenarnya dia sedang asyik mengobrol bersama teman-temannya sambil minum teh. Ketiga, katanya takut petir. Lewis meninggalkanku di tengah sumpah pernikahan, membiarkanku berdiri sendirian di depan para tamu. Namun, kali ini berbeda. Tiga hari lalu, aku menerima sepucuk surat dari Vireka Utara. Ayahku, kepala Keluarga Damian, secara pribadi mengirim undangan agar aku pulang. Jika kali ini Lewis masih memilih pergi demi Agnes, maka aku akan menghilang untuk selamanya.
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai jongkok berdiri
Baca
+Pustaka
DALAM DEKAPAN MAFIA

DALAM DEKAPAN MAFIA

21++ Cerita dewasa!!! Bijaklah memilih bacaan! "Aku... mencarimu untuk berterima kasih," ucap Luna pelan, hampir ragu. Luke baru mengangkat pandangan dan tatapannya turun, pelan, tidak sopan, seolah sedang menilai Luna. Merah gaunnya memotong hitamnya ruangan seperti luka yang belum menutup. "Berterima kasih?" tanya Luke, suaranya berat. Luna menggenggam jemarinya sendiri, caranya berdiri terlalu lurus dan kaku. Tidak ada senyum dan tidak mendekati Luke. Ia seperti seseorang yang datang ke ruang pengadilan. "Ya. Berterima kasih karena akhirnya aku mendapatkannya dan semua itu tidak akan terjadi jika bukan karena kamu," ucapnya hampir parau. Luke menyandarkan punggungnya ke sofa. Satu kakinya bergeser, memberi ruang kosong di sampingnya—gerakan kecil, hampir tak terlihat, tapi penuh makna. Sementara bibirnya mengulas senyum licik yang sangat samar. "Terima kasih tidak membutuhkan gaun seperti itu," ucapnya datar. Merah gaun itu bukan sebagai godaan yang ia minta, tapi sebagai tanda Luna tidak sedang bermain melainkan sedang belajar berjalan di wilayah yang salah. Dan Luke tahu—perempuan di hadapannya belum menjadi monster, tapi sudah berhenti menjadi korban. "Namun, kau datang sendiri, dengan warna yang sangat berani. Di duniaku, ini disebut undangan," lanjut Luke dengan tenang.
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 392 kali sebagai jongkok berdiri
Baca
+Pustaka
Pemaksaan Ekstraksi Ingatan, Dia Ambruk Mengetahui Faktanya

Pemaksaan Ekstraksi Ingatan, Dia Ambruk Mengetahui Faktanya

Sahabatku, Vina, diperkosa lalu bunuh diri dengan melompat ke sungai. Aku adalah satu-satunya orang yang tahu siapa pelakunya. Namun, akulah yang menutupi kejahatan orang itu dengan tanganku sendiri. Ibu Vina sampai berlutut dan memohon kepadaku, tetapi aku langsung berbalik pergi dengan wajah dingin. Warga desa memakiku tidak punya hati nurani dan melempari rumahku dengan barang-barang. Tanpa ragu, aku melepaskan anjingku untuk menggigit mereka. Sepuluh tahun kemudian, aku sudah sekarat. Jesslyn, sahabat karib yang telah menghilang selama bertahun-tahun, kini kembali sebagai orang terkaya nomor satu di negeri ini. Hal pertama yang dilakukannya adalah menyeretku ke kursi pengadilan memori. Itu adalah alat yang biasanya hanya digunakan untuk para terpidana mati. "Qaila, kamu ini binatang yang melindungi pemerkosa! Aku dan Vina benar-benar buta sampai anggap kamu sebagai teman!" "Vina sudah mati sepuluh tahun. Selama sepuluh tahun itu pula, kamu membiarkan pelakunya bebas berkeliaran!" "Hari ini aku akan menggunakan alat ekstraksi memori yang kuciptakan sendiri untuk melihat siapa sebenarnya pelaku yang selama ini kamu lindungi!" Saat pelaku yang sebenarnya muncul di hadapan semua orang, Jesslyn justru langsung hancur dan tidak sanggup lagi berdiri tegak. Bahkan lututnya tak kuasa menopang tubuhnya.
15.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 490 kali sebagai jongkok berdiri
Baca
+Pustaka
Ketika Kekasih Masa Kecil Menggantikan Posisi Istri Rahasia

Ketika Kekasih Masa Kecil Menggantikan Posisi Istri Rahasia

Aku menikah diam-diam dengan Bos Matt. Setiap kali dia tidur dengan kekasih masa kecilnya, dia berjanji akan memberiku pernikahan sungguhan di depan lima keluarga. Selama lima tahun, Matt sudah berjanji padaku sebanyak 99 kali. Selama 99 kali itu pula, dia meninggalkanku di altar. Pertama kalinya, itu karena kucing pemenang penghargaan milik Cecilia mati. Untuk menghiburnya, Matt menunda pernikahan selama tiga bulan. Aku berdiri sendirian di altar dengan mata memerah dan berusaha menenangkan para tetua keluarga. Kedua kalinya, Cecilia mengamuk di kasino dan menghancurkan vas antik bernilai triliunan. Matt mengalihkan jet pribadi yang seharusnya digunakan untuk pernikahan dan bergegas ke tempat itu dalam semalam untuk membereskan kekacauannya. Setiap kali tepat sebelum pernikahan kami, kekasih masa kecilnya Matt itu pasti selalu mengalami keadaan darurat. Aku menangis, berteriak, dan bahkan menodongkan pistol ke kepala Matt. Namun, dia hanya menekanku ke dinding dan membungkamku dengan ciuman yang dingin serta kasar. "Dia itu cuma pelampiasan, kamu adalah Nyonya Tanjung sesungguhnya. Jaga sikapmu." Setelah yang ke-99 kalinya, aku akhirnya muak. Aku mendorong berkas itu melintasi meja. Dengan tinta yang masih basah, segel Keluarga Tanjung dicap di bagian bawah berkas itu. "Pernikahan kita, aliansi kita ... sudah berakhir."
9.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai jongkok berdiri
Baca
+Pustaka
(bukan) Perempuan Biasa. (buku ketiga)

(bukan) Perempuan Biasa. (buku ketiga)

Buku ketiga dari trilogi #womanpowerseries. Kehidupan Davina Hadinata, seorang eksekutif muda yang cerdas dengan masa depan secerah mentari pagi, runtuh dalam sekejab mata. Masalah demi masalah mendatanginya tiada henti. Dimulai dari kesalahannya menerima cinta sang atasan, Aria Wardana yang ternyata telah beristri, hingga kakak kandungnya yang bermain api dengan suami sahabatnya sendiri. Masalah semakin rumit saat Aria yang dendam karena diputuskan secara sepihak, merusak karir Vina dengan menuduhnya telah melakukan kecurangan dalam perusahaan. Akibatnya Vina dipecat dari perusahaan, dan tiada satu pun perusahaan yang mau menerimanya. Cobaan makin berat saat Alana, istri Aria, keguguran dan akhirnya bunuh diri dalam keadaan hamil karena tidak kuasa menahan kesedihan. Di sinilah awal neraka Vina dimulai. Rajata Bagaskara, kakak kandung Alana membalas dendam padanya, dengan cara menodainya hingga hamil. Rajata ingin agar anak Vina menggantikan posisi keponakannya yang belum sempat dilahirkan. Bagaimana Vina menjalani hari-harinya pasca ia tidak berpenghasilan lagi? Sementara mata pencarian keluarganya berupa gerai bakso sang ayah, juga telah bangkrut akibat fitnah keji selingkuhan sang kakak yang kini menderita gangguan jiwa. Kisah ini menceritakan bagaimana kuatnya seorang perempuan yang tidak menyerah pada nasib, meski untuk berdiri tegak pun ia sulit. Baginya selagi napas masih dikandung badan dan masih ada Tuhan, pasti masih ada harapan.
1050.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai jongkok berdiri
Baca
+Pustaka
Aku Mengganti Pasangan, Dia Menyesal Setengah Mati

Aku Mengganti Pasangan, Dia Menyesal Setengah Mati

Ketika ayahku menyuruhku untuk memilih calon suami dari kakak beradik Keluarga Lukarta, yang juga merupakan teman masa kecilku, aku memilih Levi Lukarta. Alasannya hanya karena dia adalah pria yang diam-diam kucintai selama 13 tahun. Namun, pada hari pernikahan kami, adik tiri Levi melompat dari atap hotel. Dia meninggalkan surat yang ditulis dengan darah. Isinya adalah mendoakan aku dan Levi memiliki pernikahan yang penuh cinta dan kebahagiaan. Pada saat ini, aku baru tahu bahwa mereka telah saling mencintai secara diam-diam selama bertahun-tahun. Di resepsi pernikahan, Levi langsung kehilangan kendali diri. Dia mengumumkan bahwa dirinya akan memutuskan hubungan dengan dunia luar, lalu meninggalkanku berdiri di sana tanpa daya. Sejak saat itu, dia menghabiskan hidupnya menemani pelita abadi adik tirinya untuk menebus dosanya. Aku membencinya karena telah menipuku, tetapi masih berpegang teguh pada pernikahan ini sehingga kami saling menyiksa. Sampai kami diculik, demi menyelamatkanku, dia mati bersama penculik. Sebelum meninggal, dia menatapku dan berkata, "Shannon, aku yang salah karena sudah sembunyikan hal itu darimu. Tapi, nyawaku dan nyawa adikku sudah cukup untuk menebusnya, 'kan? Di kehidupan selanjutnya, ingatlah untuk jangan memilihku." Ketika membuka mata lagi, aku kembali ke hari ketika ayahku menyuruhku memilih tunangan. Kali ini, aku dengan tegas memilih kakak laki-lakinya, Liam Lukarta.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai jongkok berdiri
Baca
+Pustaka
Yang Disebut Cinta Justru Menyakiti Paling Dalam

Yang Disebut Cinta Justru Menyakiti Paling Dalam

Elric sekali lagi membawa Viera menghadiri pesta ulang tahunku. Dia merangkul pinggang wanita itu sambil memperkenalkannya kepada para tamu, "Ini sahabat terbaik Solana, sekaligus rekan kerja terbaru Grup Zubir, perusahaan keluarga Solana." Jari-jariku yang menggenggam gelas sampanye memutih. Minggu lalu, Viera baru saja merebut proyek yang sudah kutangani selama tiga tahun. Elric mendekat ke telingaku dan berbisik, "Sayang, kamu harusnya berterima kasih padaku. Aku sudah membantumu menjaga persahabatan berharga ini." Belakangan, Viera memakai perhiasanku untuk menghadiri jamuan amal, menggunakan penata rias pribadiku, bahkan mewakili Grup Khadam, perusahaan keluarga Elric, dalam rapat pemegang saham. Di hari berburu keluarga, Elric membiarkan Viera menunggangi kudaku. Dia sendiri yang menyesuaikan sanggurdi untuknya, lalu berkata kepadaku tanpa mengangkat kepala, "Kemampuan berkudamu buruk, jangan menghambat semua orang." Aku berdiri di pinggir lapangan, menyaksikan mereka berdua melompati rintangan berdampingan. Para tetua Keluarga Khadam tersenyum sambil memuji, "Viera dan Elric benar-benar serasi." Saat perjalanan pulang, hujan deras mengguyur tanpa ampun. Tak seorang pun ingat kalau aku tidak punya kendaraan. Elric hanya mengirim pesan. [ Cari jalan sendiri, jangan merusak suasana. ] Aku melepas cincin tunanganku, lalu membalas. [ Oke. ] Saat layar ponselku menyala, air hujan sedang menetes turun melewati bulu mataku. Tiba-tiba, muncul pesan dari Diego. [ Dulu ... kamu terima surat cinta itu nggak? ]
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai jongkok berdiri
Baca
+Pustaka
Terjerembap dalam Pelarian

Terjerembap dalam Pelarian

Bercerai dan menikah lagi, aku sudah lupa berapa kali aku dan Rangga rujuk dalam pernikahan. Dia pernah memperlakukanku seperti sesuatu yang berharga, tetapi kurang dari setahun setelah pernikahan kami, dia mengajukan perceraian pertama kami. Alasannya sederhana, Sarah akan kembali. “Sarah itu seorang tokoh publik,” katanya padaku. “Aku tak ingin ada yang mengira dia terlibat dengan pria beristri.” Selebritas tingkat rendah itu tidak punya apa pun kecuali pengorbanan ayahnya. Ayahnya dulu rela mati demi Rangga, halangi peluru demi dia, nyawa ganti nyawa. Dan karena itu, Rangga merasa berutang segalanya padanya. Setiap kali Sarah kembali ke negara ini, Rangga menceraikanku. Dan setiap kali Sarah pergi, kami menikah lagi. Pertama kali kami berpisah, aku menenggelamkan air mataku dalam wiski dan terhuyung-huyung kembali ke rumahnya dalam keadaan setengah mabuk. Lampu di dalam terasa hangat, Rangga bersamanya. Sementara aku berdiri di luar, menggigil sepanjang malam. Kali kedua, aku mengikuti setiap gerak-geriknya—restoran, lelang, acara amal—hanya untuk ‘tak sengaja’ ketemu dengannya lagi. Kemudian, aku belajar lebih baik. Saat dia menyebut kata cerai, aku akan diam-diam mengepak koperku dan menghilang dari rumahnya. Cinta dan penghinaan telah membuatku terjebak dalam siklus putus-nyambung dengannya yang tiada habisnya. Namun kali ini, ketika Rangga menungguku di Kantor Catatan Sipil untuk menikah lagi, aku tak pernah muncul...
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai jongkok berdiri
Baca
+Pustaka
Tangisan Terakhir Seorang Istri

Tangisan Terakhir Seorang Istri

Saat penjahat menyiksa aku hingga mati, aku sudah hamil tiga bulan. Namun suamiku, Marcell Wijaya, seorang detektif paling terkemuka di kota ini, sedang berada di rumah sakit bersama cinta pertamanya, Emilia Nessi, menemani dia menjalani pemeriksaan kesehatan. Tiga hari sebelumnya, ia memintaku menyumbangkan ginjal untuk Emilia. Ketika aku menolak dan mengatakan bahwa aku telah dua bulan mengandung anak kami, tatapannya berubah menjadi dingin. “Berhenti berbohong,” ujarnya dengan suara bergetar sambil menahan marah. “Kamu cuma egois, mau membiarkan Emilia mati.” Ia menghentikan mobil di jalan raya yang gelap. “Keluar,” perintahnya. “Kalau kamu setega itu, pulanglah jalan kaki.” Aku berdiri di kegelapan lalu diculik oleh penjahat yang dendam karena pernah dipenjara oleh Marcell. Ia memotong lidahku. Dengan kepuasan kejam, ia menggunakan ponsel aku untuk menelepon suamiku. Namun jawaban Marcell singkat dan dingin, “Apa pun itu, pemeriksaan kesehatan Emilia lebih penting! Dia butuh aku sekarang.” Penjahat itu tertawa jahat. “Nah, nah… sepertinya detektif hebat itu lebih menghargai hidup mantan cintanya daripada istri sahnya.” Beberapa jam kemudian, ketika Marcell sampai di tempat kejadian, dia ketakutan melihat kekejaman yang diterapkan pada tubuh yang telah dimutilasi. Ia marah dan menyalahkan pembunuh karena terlalu kejam terhadap wanita hamil. Namun ia tak menyadari bahwa tubuh yang dimutilasi di hadapannya adalah istrinya sendiri, aku.
21.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 582 kali sebagai jongkok berdiri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
3233343536
...
41
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status