Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bayangan Darah Sang Putra Buangan

Bayangan Darah Sang Putra Buangan

Kael mengangkat kepala, dan mata hitamnya memantulkan sisa cahaya seolah sedang menilai. “Kalian menunggu aku mati,” jawab Kael pelan. “Aku hanya datang untuk memastikan apakah harapan kalian masih perlu ada.” Salah satu pemburu panik dan meluncurkan panah racun. Panah itu melesat cepat, dengan aura yang seharusnya mampu menembus perisai tingkat menengah. Kael tidak menoleh. Bayangan di pundaknya bergerak seperti cambuk, dan panah itu hancur menjadi debu hitam sebelum menyentuhnya.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai kail pancing
Baca
+Pustaka
Simpananku itu Ternyata Tuan Terhormat

Simpananku itu Ternyata Tuan Terhormat

ujar Alea akhirnya, mencoba tegas dan mengalihkan pikirannya dari prasangka-prasangka buruk. Namun alih-alih merespons sesuai harapan, Kael justru melakukan hal yang membuat Alea hampir kehilangan kata-kata. Pria itu meraih pinggangnya, dengan gerakan yang begitu lancar, seolah sudah terbiasa melakukannya. Deg.
835 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai kail pancing
Baca
+Pustaka
Sang Pemburu Naga

Sang Pemburu Naga

"Apa target kita?" Shim Gyeong mengeluarkan papan kayu yang berada di balik pakaiannya. Dipastikannya nama tersebut untuk terakhir kali. "Serigala Tutul!" Taejun menyahut dari pohon lain. "Bukankah serigala itu mempunyai sayap tersembunyinya sendiri? Sial! Kenapa kita harus mendapatkan target yang sulit sekali? Biarpun kita mengejarnya, serigala itu akan lolos dengan mudah."
102.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai kail pancing
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Klan Phoenix

Kebangkitan Klan Phoenix

Kiran bergabung dengan Surya, berpura-pura tertarik dengan memancing meskipun pikirannya masih dipenuhi dengan bunga popy dan patung dewa yang berkedip. "Teknik memancing di Zolia berbeda dengan di tempat lain," Surya mulai menjelaskan, tangannya dengan terampil melemparkan kail ke air yang tenang. "Kami tidak hanya menunggu ikan menggigit umpan. Kami juga merapalkan mantra kuno untuk memanggil mereka." Kiran mengangguk sopan, matanya sesekali melirik ke arah ladang bunga popy yang masih terlihat dari kejauhan—lautan merah dan ungu yang kontras dengan hijaunya padang rumput.
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 298 kali sebagai kail pancing
Baca
+Pustaka
Suamiku Berandalan Sekolah

Suamiku Berandalan Sekolah

kesalku berdecak, melipatkan tangan di dada. "Sabar Ranesya," kata Adelio lembut, terkekeh kecil. Sampai aku melihat pancinganku, bergerak di air. Behh, aku langsung memegang pancingan. Menarik secara perlahan, berharap ikan itu akan ke atas. Jangan sampai lepas! "Ayo, bentar lagi!" seru Adelio heboh. Semua orang melirik kami hanya menggeleng kepala, dan tertawa mungkin terlihat lucu karena tingkahku.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai kail pancing
Baca
+Pustaka
Shadow of Revenge

Shadow of Revenge

Terkadang, dia akan menenggelamkan dirinya dan melihat pemandangan di bawah laut. Di atas yacht. Callister terkejut saat joran pancingnya menekuk. Dia pun menahannya dan mencoba menggulung senar pancing untuk melihat ikan apa yang menyambar umpannya. Cukup lama dia melakukannya. Callister kesulitan mengimbangi tarikan ikan di bawah sana. Hingga menit berlalu, secara tiba-tiba jorannya terasa ringan. Kail pancing pun terangkat dan tidak ada ikan yang tersangkut di sana.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 345 kali sebagai kail pancing
Baca
+Pustaka
Pusaka Legendaris Sang Guru Besar

Pusaka Legendaris Sang Guru Besar

Mungkin setelah matahari naik lebih tinggi dan air sungai sudah lebih hangat dia akan kembali untuk mandi. Janu kembali dengan dua ranting dan satu gengam cacing tanah menggeliat diatas daun yang dijadikan sebagai wadahnya. Dia juga terampil membuat ranting menjadi alat pancing. Dengan menggunakan akar gantung sebagai tali yang diikat pada ujung ranting kayu. Kail pancing dibuat dengan potongan ranting berukuran kecil kemudian diruncingkan menggunakan belati. Jadi, alat pancing yang siap digunakan. Tak lupa dia mengkaitkan cacing tanah sebegai umpan ikan.
1.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai kail pancing
Baca
+Pustaka
Legenda Master Roh

Legenda Master Roh

Untuk melepas kebosanan aku dan semuanya pun berlomba memancing ikan, siapa yang paling banyak mendapatkan ikan dia lah yang akan memenangkan lomba. Untung saja barang dagangan yang aku bawa saat ini ada kail pancing, kail itu dibuat oleh para ras lizardman untuk menangkap ikan yang ada dirawa. Kail pancing ini terbuat dari besi sedangkan benangnya terbuat dari duri monster laundrid yang sangatlah kuat.
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 581 kali sebagai kail pancing
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti Tuan Muda Lumpuh

Pengantin Pengganti Tuan Muda Lumpuh

"Kau pernah mendengar pepatah cina kuno mengatakan, Jangan memberi ikan, namun berilah pancing. Maksudnya adalah Jika kita ingin menolong orang lain jangan langsung memberi ikan, tapi berikan lah pancingnya. Hal ini karena memberi Pancing lebih baik daripada memberi Ikannya. Jika kita memberi ikan maka nanti orang yang kita tolong akan keenakan, ia akan menjadi malas dan tidak mau berusaha. Tapi sebalik nya, jika kita memberi pancing, dia akan berusaha mendapatkan ikannya sendiri." Gwen yang mendengar penjelasan Aiden soal pancing dan ikan malah melongo tanpa memberikan respon apapun. Entah itu respon setuju atau menolak, tidak ada yang keluar dari mulut nya. "Seperti nya dia tidak paham den
1018.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 549 kali sebagai kail pancing
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status