Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Behind The Scene

Behind The Scene

Kaiwen09
Rambatannya begitu kacau. Kuku yang tak lagi terurus menembus kain, lantas membungkuk usai rasa sakit melanda. Dijambaknya rambut panjang nan kusut. "Aku menyuruhmu makan dengan tangan, bukan mulut!" Jemari tergantikan oleh kepala menempel di betis, menangis keras. "Kemaren tanganku membusuk, apa yang harus aku lakukan?" Arlan menendang dengan kasar. "Berapa kali aku katakan, tanganmu bahkan seluruh tubuhmu utuh! Kecuali otakmu yang makin hari tidak berfungsi!" Moza menatap suaminya, lantas tertawa. "Kau tahu dari mana jika otakku sudah rusak? Bisakah kau carikan aku otak baru?" Sindrom cotard namanya, seolah mengira satu atau lebih tubuhnya membusuk, bahkan parahnya kematian telah tiba sejak lama. Lantas apa yang membuat Moza menderita sindrom tersebut? Juga Arlan yang menggunakan berbagai cara untuk memperistri Moza, berakhir dengan menyakitinya? Mari kita temukan jawabannya pelan-pelan dengan mengikuti alur cerita.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as kain selimut
Read
+Library
Terjebak Gairah Pria Idiot

Terjebak Gairah Pria Idiot

Di tengah terpaan musim dingin, Seren Eira menemukan pria tampan yang tergeletak di jalanan. Pria itu hampir membeku terbungkus selimut salju. Dengan belas kasih, Seren membawanya pulang dan memberinya nama "Theron", karena dia bilang tidak memiliki nama. Theron bukanlah pria biasa. Meski parasnya begitu tampan, dia dianggap "idiot" atau "setengah-setengah" oleh orang-orang sekitar. Sampai suatu malam, segalanya berubah. Theron yang polos dan lugu tiba-tiba berubah drastis. Pria itu memancarkan aura mengerikan yang tak pernah Seren bayangkan. Seperti predator yang membuka mata setelah tidur panjang. "Siapa kau?" gumam Seren gemetar. "Tak ingat? Padahal wajah ini seharusnya sulit kau lupakan." Mata Theron berbinar dengan ekspresi asing yang terlihat untuk pertama kali. Mulut yang biasanya sedikit terbuka seperti orang bodoh, kini membentuk lengkungan seringai kuat. "Pergilah." Menyaksikan sosok asing yang ada dalam diri pria itu, Seren merasa bulu kuduknya berdiri. "Ke mana aku akan pergi? Apa kau ingin membuang 'lintah' yang telah menghisapmu selama ini? Bukankah kau sangat senang saat aku menjilatmu hingga kering?"
1.5K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as kain selimut
Read
+Library
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Jingan, si elang yang hidup bersama dengan Calistung, suatu siang membawa seorang anak bayi dan meletakkannya di hadapan Calistung. Terperangahlah Calistung. Bagong melangkah dengan hati-hati. Bayi mungil bernama Senala terbungkus kain lusuh di punggungnya, tubuh kecilnya nyaris tak bergerak, hanya sesekali terdengar suara napas lembutnya. Bagong, dengan tubuh gemuknya yang berkeringat, berjalan menyusuri jalan setapak yang jarang dilalui manusia. Kabut tebal menyelimuti hutan, membuat setiap langkah terasa seperti memasuki dunia lain yang penuh misteri. Ketika matahari mencapai puncaknya, Desa Jenang sudah berubah menjadi puing-puing. Lima orang itu menaiki kuda mereka dengan puas, meninggalkan kehancuran di belakang mereka. Warga desa yang tersisa hanya bisa memandang dengan tatapan kosong, terlalu takut untuk melawan atau bahkan berkata-kata. "Latihanmu selama ini bukan untuk bermain-main, Anakku. Mungkin waktunya tiba untuk kita mempertahankan apa yang harus kita lindungi."
101.6K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as kain selimut
Read
+Library
Bintang Jatuh Di Pelukan

Bintang Jatuh Di Pelukan

Di balik gemerlap dunia entertainment dan mimpi jutaan wanita yang mendambakan kehidupan sempurna seperti seorang Starla Casidy, sang bintang sendiri justru sangat menderita. Suami sekaligus managernya, Joe Leopard selain manipulatif dan temperamental, tega mengumpankan Starla kepada gembong mafia keji demi mendapatkan keuntungan fantastis. "Hentikan! Jangan menyentuhku dengan kurang ajar, Tuan!" Starla menggeliat melawan di bawah tubuh berotot kekar itu dengan mata tertutup kain hitam. "Malam ini sang bintang jatuh di pelukanku, jangan harap kau bisa lolos, Starla! Menyerahlah dan mendesahlah untukku ... kau cepat sekali basah, hmm!" Jemari Brocklyn Hanson bermain di bagian lembut wanita itu dan ini baru permulaan dari segala kegilaannya. Akankah rangkaian mimpi buruk kehidupan Starla berakhir atau dia justru jatuh ke neraka terdalam bersama sang devil yang tak akan pernah melepaskannya? Cover: Ryu_Desain IG: Agneslovely2014
103.1K viewsCompletedAdded to Library 100 Times as kain selimut
Read
+Library
Jodoh Di Tangan Papa

Jodoh Di Tangan Papa

Niat hati ingin melabrak mantan kekasihnya yang akan menikahi sahabatnya sendiri, Maheswari Arshavina Marthadidjaya malah terbangun di atas ranjang bersama seorang pria yang tidak dia kenal. Tubuhnya dan pria itu sama-sama telanjang bulat, hanya selimut putih yang membalut tubuh mereka. Tiga tahun susah payah menjaga keperawanannya dari kekasih yang mesum dan tadi malam dia menyerahkannya begitu saja kepada pria yang tidak dikenal dalam keadaan mabuk. Arshavina tidak bisa menuntut apapun lantaran dia masih ingat kalau dia pun menanggapi setiap sentuhan pria tampan bertubuh atletis itu. Beberapa hari setelah one night stand dengan pria tidak dikenal, Arshavina dijodohkan oleh daddynya dengan seorang pria yang merupakan anak dari rekan bisnis beliau. Dan dia harus terkejut bukan main karena ternyata pria yang dijodohkan dengannya adalah pria yang pernah tidur dengannya tempo hari. Namun ternyata Kama-pria yang dijodohkan dengan Arshavina itu memiliki karakter dingin dan menyukai kedamaian bertolak belakang dengan Arshavina yang pecicilan dan senang mencari keributan agar hidup penuh warna. lalu bagaimanakah nasib pernikahan yang berlandaskan atas perjodohan tersebut?
1058.7K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as kain selimut
Read
+Library
Memainkan Taruhan Berbahaya Bersama Tunanganku

Memainkan Taruhan Berbahaya Bersama Tunanganku

Pada malam pesta pertunanganku, aku mendapati sahabatku sedang memainkan permainan berbahaya dengan tunanganku. Aku menemukan mereka di kasino di kapal pesiar pribadi milik keluarga kami. Klara duduk di pangkuan tunanganku, Kafi, pewaris Keluarga Fadilla. Kafi memegang belati keluarga yang tajam, ujungnya mengait tali tipis gaun Klara. Mata pisaunya menelusuri sepanjang tulang selangkanya. Sedikit saja tekanan, kain sutra itu bisa robek. Pemandangan itu terlihat berbahaya sekaligus intim. Aku melangkah maju sambil mengerutkan kening, tetapi Kafi hanya mendengus. "Ini cuma permainan kecil buat meramaikan suasana, Tuan Putri. Nggak usah tegang begitu." Mata Klara menyipit, suaranya manis dibuat-buat. "Kami cuma main permainan tradisional keluarga. Permainan pisau. Kamu nggak keberatan, 'kan, say?" Aku hendak bicara, tetapi ekspresi Kafi mengeras. "Kita baru saja bertunangan dan kamu sudah mau mengatur aku?" Jadi aku tidak mengatakan apa-apa. Aku hanya menarik pistol buatanku dari sarung di pahaku. "Jadi ini permainan?" tanyaku. "Kalau begitu, kita main dengan taruhan sungguhan."
5.1K viewsCompletedAdded to Library 158 Times as kain selimut
Read
+Library
Akhir Dari Sebuah Siksaan Batin

Akhir Dari Sebuah Siksaan Batin

Tengah malam, di sebuah toko perlengkapan dewasa yang remang-remang, aku memergoki putri pemilik toko sedang memuaskan dirinya sendiri. Matanya tertutup kain, kedua kakinya terbuka lebar dan tersampir di sandaran tangan kursi erotis itu, tampak sangat terbuai dalam kenikmatan. Hingga akhirnya, kursi itu mengalami kerusakan. Wajahnya memerah karena sulit melepaskan diri, dia pun meminta tolong. “Om, tolong aku….” Aku malah berjongkok, jari-jariku mengusap paha, betis, hingga pinggang bagian dalamnya. “Jangan bergerak, struktur kursi ini rumit, aku harus mempelajarinya pelan-pelan.” “Kumohon… cepatlah.” Aku memperhatikannya, mulai dari malu hingga menjadi gairah yang meluap, hingga akhirnya pertahanannya runtuh dan dia pun menyerah. “Om, berikan padaku. Berikan segalanya padaku.” Tepat di saat genting itu, terdengar suara pemilik toko membuka pintu dari luar. Aku segera mendorongnya ke balik rak pajangan. Di sana, aku malah melihat sebuah mainan cetakan yang tampak sama persis dengannya.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 72 Times as kain selimut
Read
+Library
Terjebak Pesona Suami Pengganti

Terjebak Pesona Suami Pengganti

“Menjeritlah, Nyonya.” Bosku yang mengalami disfungsi seksual menawarkan 20 miliar agar aku menghamili istrinya yang cantik, dingin, dan merupakan seorang direktur utama, Viola. Di vila mewah lereng bukit, aku memaksa membuka kedua pahanya yang putih mulus dengan lututku, lalu menyelipkan sebuah alat pijat yang bergetar ke dalam gaun tidur sutra pink pastel yang dikenakannya. Melalui lapisan kain sutra terakhir yang telah basah oleh cairan tubuhnya, kepala alat yang terus bergetar itu menekan dan menggesek tepat pada bagian tubuhnya yang paling sensitif. Sensasi mati rasa yang luar biasa menjalar ke seluruh tubuhnya. Wanita yang biasanya dingin dan anggun itu terkulai berantakan di sofa. Sambil menangis karena malu dan marah, dia kehilangan kendali, melengkungkan pinggangnya dan tanpa sadar mengikuti setiap gerakan. Diiringi jeritan yang penuh rayuan, cairan tubuhnya mengalir deras hingga seluruh alat pijat itu basah kuyup oleh cairannya.
355 viewsCompletedAdded to Library 9 Times as kain selimut
Read
+Library
JERITAN HATI SANG KUNTILANAK

JERITAN HATI SANG KUNTILANAK

Triyuki Boyasithe
Rumah ini dulunya dihuni oleh Rarashati dan ibunya, Nyai Romlah. Pasca Nyai Romlah meninggal, tinggallah si Rara di rumah ini sendirian. Sayang seribu sayang. Sebulan setelah kematian ibunya, Rara juga meninggal. Tidak ada yang tahu pasti apa penyebab kematiannya. Namun, semua penduduk meyakini dia meninggal karena kesepian dan putus asa. Memang tidak ada ditemukan tindak kekerasan di tubuhnya. Hanya saja ada yang aneh ketika dia dimandikan. Perutnya terlihat membuncit. Padahal tubuhnya kurus kering. Semua orang mengira mungkin Rara mengidap busung lapar. Sehingga abai dengan perihal tersebut. Sampai akhirnya sehari setelah dikubur, warga yang melintas di kuburan baru tersebut mendengar tangisan bayi. Mengeak-ngeak di malam buta. Mereka bergegas ke arah sumber suara. Mendapati kuburan seperti habis diacak-acak. Seolah-olah ada yang keluar dari dalam lubang. Parahnya, mayat Rarashati terlihat menggantung di dahan pohon beringin yang menaungi kuburan tersebut. Tanpa kain kafan, tanpa sehelai benang pun menutupi tubuh telanjangnya. Dan yang paling mengherankan, dia memeluk sesosok bayi yang sedang menyusu kepadanya.
9.93.2K viewsCompletedAdded to Library 127 Times as kain selimut
Read
+Library
Dari Facebook Jadi Suami Istri

Dari Facebook Jadi Suami Istri

Pagi itu, cahaya matahari menyelinap malu-malu melalui celah gorden kamar Maya. Gadis berusia dua puluh enam tahun itu masih bergelung di balik selimut tebalnya, mengabaikan bunyi alarm yang sudah berteriak tiga kali sejak pukul enam pagi. Maya bukan pemalas, ia hanya lelah setelah lembur menyelesaikan laporan audit perusahaan konstruksi tempatnya bekerja hingga pukul dua dini hari. Namun, ada satu bunyi yang akhirnya berhasil menarik kesadarannya sepenuhnya: bunyi denting notifikasi ponsel yang khas. ​Maya meraba nakas, menemukan benda pipih itu, dan menyipitkan mata melihat layarnya yang terang. Sebuah notifikasi dari aplikasi biru tua—Facebook. ​"Seorang pria bernama Arlan Dirgantara mengirimkan Anda permintaan pertemanan." ​Maya berkerut dahi. Nama itu sama sekali tidak terasa akrab. Ia duduk bersandar pada kepala ranjang, membiarkan rambut panjangnya yang berantakan jatuh ke bahu. Dengan ibu jari, ia mengetuk profil pria tersebut. Foto profilnya memperlihatkan seorang pria yang berdiri di depan sebuah ekskavator besar berwarna kuning mengkilap, mengenakan rompi proyek dan helm keselamatan. Wajahnya tidak terlihat sepenuhnya karena terhalang kacamata hitam, tapi ada aura ketegasan yang terpancar dari postur tubuhnya. ​"Siapa ini? Perasaan aku nggak punya teman kontraktor,"
10266 viewsOngoingAdded to Library 9 Times as kain selimut
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status