Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Bocil Tajir

Suamiku Bocil Tajir

Merasakan aura kekesalan Kim Jae Hee, daripada jadwal hari ini batal akhirnya Keyla keluar dan duduk di samping Kim Jae Hee yang segera menjalankan mobil bahkan saat Keyla belum sempat mengenakan sabuk pengaman. Keyla mendengus. Ia kesal pada dirinya sendiri. Akhir-akhir ini ia bukan seperti dirinya sendiri. Apa yang menimpanya saat ini karena ia selalu bertindak tanpa berpikir terlebih dahulu. Berawal dari kedatangannya ke Korea, pada awalnya ia hanya ingin menampakan kesan ramah pada teman-temannya dengan selalu tersenyum dan melemparkan lelucon-lelucon konyol. Namun, dua malam yang lalu ia tahu ternyata di mata teman-temannya Keyla adalah anak aneh.
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 322 kali sebagai kelakuan
Baca
+Pustaka
KELAKUAN SUAMI DAN SAHABATKU

KELAKUAN SUAMI DAN SAHABATKU

Apa dia mabuk ? Aku kenal Jesika, Ia memang wanita yang cukup liar. Bahkan saat aku bersamanya, Aku memang sering kontak fisik dengannya seperti pelukan, Ci-uman, Namun tidak sampai melakukan hal yang lebih jauh dari itu. Aku masih menjaga batasan. Dulu saat di Singapura, Ia juga suka mabuk-mabukan jika tengah ada masalahnya, Misalnya.
1053.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai kelakuan
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Tangannya kembali menggaruk-garuk kepalanya yang digeleng-gelengkan perlahan. "Lucu... Baru kali ini aku melihat hal yang amat lucu. Tadi kau menunjukkan kebengisanmu. Mengapa kini kau seperti tikus pikun?" ujar Baraka kembali terbahak bahak. "Dunia ini memang aneh,... Ada kalanya orang yang mengaku waras, bertindak seperti orang tak waras. Tapi sebaliknya, orang yang dianggap tak waras, malah bertingkah bagaikan orang waras. Ah, benar-benar lucu...."
1028.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 988 kali sebagai kelakuan
Baca
+Pustaka
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

“Tapi saya percaya, ada yang lebih kuat dari kalkulasi. Yakni: ketekunan untuk tidak berubah… bahkan saat kita diberi peluang untuk memoles citra.” “Apa yang saya sampaikan hari ini mungkin terdengar ideal. Tapi yang saya jalani tidak ideal sama sekali. Saya sudah pernah gagal. Pernah bohong. Pernah diam karena takut. Tapi justru karena itu… saya belajar bahwa kebenaran bukan strategi. Itu kebutuhan.” Satu per satu, peserta konferensi mulai mengangguk. Moderator mencatat. Kamera berpindah ke wajah-wajah yang terkesan.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai kelakuan
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam yang Munafik

Pembalasan Dendam yang Munafik

Aku menatap punggung Pak Willy, dia berjalan sambil menengadah untuk mencegah air matanya mengalir. "Rasakan! Hiduplah dalam penyesalan dan kesakitan tak berujung selama sisa hidupmu!" batinku. Begitu aku keluar dari penjara, kebetulan aku bertemu Gilbert yang baru saja keluar dari rumah sakit. Dahinya masih terbebat perban, dia tersenyum kecil padaku. Dia melihat dokumen di tanganku dan menanyakan kebingungannya. "Kenapa kamu melakukan ini?"
8.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai kelakuan
Baca
+Pustaka
Percobaan

Percobaan

SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYSTEM TEST SYST
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai kelakuan
Baca
+Pustaka
POLIGRAF

POLIGRAF

Akhirnya dengan suara yang lebh rendah Kila berbicara lagi. “Sebenarnya Kala punya kemampuan bisa mendeteksi kebohongan. Kalo ia menyentuh orang yang baru saja bohong ia bakal kesakitan, kalo yang disentuh nggak bohong ya nggak bakal terjadi apa-apa. Makanya Kala sangat berhati-hati agar nggak sengaja menyentuh seseorang dan sebisa mungkin menghindari keramaian biar terhindar dari menyentuh orang. Tadi lo bohong dengan bilang nggak pernah ke bukit malam-malam dan kehilangan kunci dan Kala mendeteksi itu waktu ia megang tangan lo, itu sebabnya ia kesakitan. Jadi, gue tau kalo lo bohong.”
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 306 kali sebagai kelakuan
Baca
+Pustaka
Satu Wanita Satu Skill

Satu Wanita Satu Skill

Kubuka lemari kecil, mengambil kaus hitam paling layak yang kumiliki dan celana jeans bersih yang jarang kupakai kecuali untuk acara penting. > “Apa ini acara penting?” Atau hanya acara pemakaman harga diriku yang kedua? --- [SISTEM: MISI SAMPINGAN AKTIF – “Tahan Rasa, Uji Kendali”] > Skenario: Hadiri undangan target dalam situasi sosial terbuka Tantangan: Kendalikan reaksi emosional saat diserang secara verbal Hadiah: Progres aktivasi 30% Skill “Harmoni Harem”
10917 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai kelakuan
Baca
+Pustaka
Cinta Gadis tak Bernasab

Cinta Gadis tak Bernasab

"Kenapa? Melotot? Njenengan gak lagi bilang kalau sedang mode. C. E. M. B. U. R. U kan?" "Ngarang! Sok cantik kamu?" "Dan njenengan sok setia, sok benci sama saya! Tapi kelakuan beda." "Kelakuan yang mana?" "Ini, tadi dan kemarin. Dan tadi pagi!" Alfa diam, terlihat sekali sedang berpikir. Begitu ingat dia memasang mimik sinis. "Kucing kamu sodorin ikan asin, lagiaj ngedip aku dosa," jawab Alfa cuek.
9.835.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 886 kali sebagai kelakuan
Baca
+Pustaka
Suamiku Simpanan Tante-tante

Suamiku Simpanan Tante-tante

Lelaki itu mulai pandai membalikkan fakta, kemudian memanfaatkan situasi dan bersikap seolah tidak bersalah atas perbuatannya sendiri Saleh yang sekarang sama sekali tidak seperti yang Feby bayangkan sebelumnya. Lelaki itu jadi semakin lama semakin berani dan serakah, bukan hanya tentang uang, tetapi pengakuan dan tingginya rasa gengsi yang sama sekali tidak menguntungkan bagi salah sendiri. Kendati demikian, Feby tidak berkata sesuai dengan apa yang dia pikirkan saat ini dan lebih memilih untuk mengiyakan apa yang di mau oleh lokasi gelapnya tersebut.
1022.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 867 kali sebagai kelakuan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status