Main Api
"Aku tidak pernah merasa bahagia, dan perjodohan ini hanya akan membuat segalanya lebih buruk."
Livia menghela nafas panjang. Dia tahu putranya terluka, tetapi dia tidak tahu bagaimana cara memperbaiki semuanya. Sementara itu, Sarah sudah meninggalkan rumah, merasa tidak ada gunanya memaksakan sesuatu yang jelas-jelas tidak diinginkan. Livia berjalan menuju kamar tidurnya, duduk di tepi ranjang, dan menatap foto keluarga yang terpajang di meja. Dalam foto itu, Brian masih kecil, tersenyum ceria di antara ayah dan ibunya. Dia tidak tahu kapan tepatnya senyum itu menghilang, digantikan oleh dinding dingin yang kini mengelilingi hati putranya.
"Brian," gumamnya pelan. "Apa yang sebenarnya terja
인기 회차