Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bunga Takdir

Bunga Takdir

Di sekolah dasarnya dulu, Yara selalu mendapat masuk peringkat sepuluh besar, tetapi tidak mencapai peringkat lima ke atas. Selama perjalanan Yara menyetel musik, lantas melihat berbagai pedagang kaki lina yang berjajar rapi. Mulai dari toko pakaian, kedai roti, sembako, hingga alas kaki. Namun, satu yang paling mencolok dari semua toko; sepi pengunjung. "Ma, kenapa toko yang di sana sepi?" tanya Yara. Padahal letak geografisnya sangat strategis. Biasanya toko atau bangunan apapun yang didirikan akan selalu ramai akan pembeli.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai keranjang bunga
Baca
+Pustaka
Bicara

Bicara

kata Gerald pada Misell yang terlihat kebingungan. "I-iya Ger." Misell mengiyakan, walaupun sebenarnya ia juga sedang penasaran. Harumnya bunga memasuki indra penciuman Misell tanpa diminta, saat ia melangkahkan kakinya masuk ke toko bunga tersebut. Sangat tenang dan sejenak mampu membuatnya melupakan segala masalah yang sedang dihadapi. "Bu, saya mau beli buket bunga krisan satu," kata Gerald pada perempuan paruh baya yang sedang duduk menjaga tokonya.
7.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai keranjang bunga
Baca
+Pustaka
Baginda, Tuan Putri Merayumu

Baginda, Tuan Putri Merayumu

Ia berbalik perlahan, melangkah menuju sudut teras, dan mengambil sebuah keranjang anyaman besar yang diletakkan meja. Yasmin melangkah mendekat, ragu. Matanya membulat saat melihat isi keranjang itu. Ratusan, mungkin ribuan, kelopak bunga mawar merah segar, mengeluarkan aroma harum yang menyengat namun membawa kesan melankolis.
1019.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 610 kali sebagai keranjang bunga
Baca
+Pustaka
ZOE

ZOE

Ujarnya. "Bunga apa itu, Zoe?" tanya Dario. "Carnation, bunga yang melambangkan kesehatan dan umur panjang." jawabku. Sambil menguliti apel di tepi ranjang, Sora kembali berceloteh, "Jangan percaya padanya, mister! Siapa yang mendikte bunga untuk melambangkan sesuatu? Tidak ada. Itu hanya akal-akalannya saja karena akhir-akhir ini ia sedang kasmaran. Cepatlah sembuh Mister, kau harus membuatkanku markas baru karena markas kami kini berubah menjadi taman bunga. Muak aku melihatnya."
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai keranjang bunga
Baca
+Pustaka
Pernikahan Dadakan dengan CEO

Pernikahan Dadakan dengan CEO

Jika Giselle cukup pintar, dia tidak akan jatuh ke titik di mana dia menjadi simpanan Lota, lalu dimanfaatkan dan dieksploitasi terus. “Bu Lisa, bunga-bunga di toko ini diantar dari pemasok setiap hari. Semuanya baru dipetik dari kebun. Nggak ada yang namanya ambil dari tempat sampah, lebih mustahil lagi pergi ke kuburan untuk ambil buket bunga bekas orang lain.” Rosalina tetap memberikan penjelasan.
9.55.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207.1K kali sebagai keranjang bunga
Tampilkan Ulasan (863)
Baca
+Pustaka
Mawar Merah
cerita ini alur ceritanya bagus,aq jg suka,tokoh dalam bacaan Olivea dan Stefen bkn penasaran,tapi sayang tdk biaa langsung baca,hrs beli koin,padahal gk tau caranya bagai manacaranya bisa baca tanpa hrs beli koin,smg apa yg kuhatapkan dikabulkan,jadi bisa baca ceritanya gak terputus bs sampai akhir
Sumarni Wati
ceritanya menarik sekali cuma harus beli koin terus mahal.. saya sudah habis lebih dari 1 juta belum selesai juga novelnya.. alangkah lebih baik jika konsumen dikasih reward yang lebih besar karena sudah setia mengikuti good novel. biar tambah banyak pelanggan setia nya... semangat penulis..good job
Baca Semua Ulasan
ISTRI BERCADARKU TERNYATA ....

ISTRI BERCADARKU TERNYATA ....

“Oh itu kartu ucapan, Pak. Jadi di toko kami sengaja menyediakan kartu cantik jadi bisa diselipkan di buket bunga. Untuk kata-kata mutiaranya bisa milih, Kak! Kalau tertarik silakan ini bukunya!” Jordhy membeliak tak percaya. Baru menemukan toko bunga yang menyediakan kamus kata mutiara juga. Dia pun iseng membukanya, lalu tersenyum setelah membaca beberapa bait. Dia pun mulai menuliskan pada kartu ucapan. Jordhy menambah beberapa tangkai mawar merah lainnya dalam beberapa ikatan. Usai membayar, dia pun pulang. Beberapa ikat tangkai mawar dan satu buket besar sudah dia bawa lebih dulu. Bunga lainnya menyusul.
1032.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai keranjang bunga
Baca
+Pustaka
Menjadi Ibu Untuk Anak Sang Miliarder

Menjadi Ibu Untuk Anak Sang Miliarder

jawab Icha sambil membuka pintu toko. Rania masuk ke dalam toko bersama yang lainnya. Aroma bunga segar langsung menyambut mereka. Mawar, anggrek, tulip, dan berbagai jenis bunga lainnya tersusun rapi di rak-rak kayu. Bintang segera berlari menuju rak bunga, matanya berbinar melihat keindahan warna-warni bunga yang ada di sana. “Mama! Ini bunga biru!” seru Bintang sambil menunjuk sekuntum hydrangea biru yang segar.
9.612.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 446 kali sebagai keranjang bunga
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
Wiediajheng
ternyata bu cucu ama bu rita tidak saling kenal padahal aku ngira mereka saling kenal... lalu bagaimanakah sebenernya dulu proses bertemu nya cucu dan rania ya.. apa cucu menemukan rania yg terlantar dijalanan dan diselamatkan dia atau dia dititipin seseorang utk merawat rania.... makin penasaran
wieanton
Pergilah menjauh dulu Rania, dirimu butuh ketenangan, mungkin kedepannya perjalanan hidupmu tk mdh apalagi ada janin yg bersemayam di rahim mu saat ini. tp yakin deh kamu bisa melewati badai ini dgn baik, kuat jg tegar. biarkan Bastian menyesal dgn sikap2nya ke kmu suatu hari nant, Bastian pecundang
Baca Semua Ulasan
Sentuhan Adik Sahabatku

Sentuhan Adik Sahabatku

Helena berdiri di ambang pintu, senyum menggoda tersungging di wajahnya. “Oh, ini namanya hydrangea, Mbak?” Helena masuk, mendekat ke meja Jennar. “Iya. Peony pink plus hydrangea putih,” katanya sambil menunduk memperhatikan buket itu. “Gila sih … sumpah cantik banget. Tiap hari makin niat.” Jennar mengangkat buket itu perlahan, mendekatkannya ke hidung. Aromanya ringan, menenangkan. “Iya ya. Aku sampai mikir … apa toko bunganya ganti florist tiap hari.”
1018.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 650 kali sebagai keranjang bunga
Baca
+Pustaka
Warning: Bos Galak!

Warning: Bos Galak!

Sebentar dia mengambil sesuatu yang ada di dalam. "Ambil!" Dia memberikan satu buket bunga. Sebelum menerima bunga tersebut, Nesta malah bertanya, "Bapak habis lewat toko bunga, ya?" Dasar perempuan tidak punya perasaan. Sudah setengah mati Viano mengumpulkan keberanian untuk memberikan bunga ini, malah dikira habis lewat toko bunga. "Iya, saya habis dari toko bunga. Kasihan sama yang jual, tokonya sepi. Makanya saya beli!"
24.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai keranjang bunga
Baca
+Pustaka
Gadis Penjual Bunga dan Pembunuh Bayaran

Gadis Penjual Bunga dan Pembunuh Bayaran

Itulah mengapa dia membawa beberapa keranjang pupuk untuk dikenalkan. Ada pupuk kandang, tentu saja ada bau. Li Jianli akhirnya terpaksa mengeluarkan bunga-bunga kering dari Cincin Dimensinya yang berkhasiat menghilangkan bau. Karena hal ini pula dia memiliki ide untuk menjual kantong bunga kering yang sangat disukai para bangsawan.
1052.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai keranjang bunga
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status