Hati yang Terbagi
Lalu lanjut mengelilingi kota Jakarta, meski dalam cuaca yang panas.
"Mas, boleh tidak mampir sebentar ke butik langgananku?"
"Boleh, buat kamu apa sih yang enggak!"
"Makasih, Sayang," bisikku.
Hari sudah menjelang sore, butik langganan yang menjual aneka model gamis dan hijab membuat lapar mata. Aku memilih beberapa gamis dengan kerudung warna senada. Begitu juga Lea. Perempuan itu sangat antusias melihat baju-baju panjang itu terpajang disana. Sedangkan Mama hanya melihat-melihat saja. Walau Mama sedang dalam tahap belajar pakai kerudung. Tapi, sepertinya Mama belum sepenuhnya ingin selalu memakainya