Ibu Kost yang menggoda
goresan pena amatir arvian dwi ajarkan akuarti rumah tanpa pintuasmara di balik pintuaku baru
“Aku tidak akan ulangi pertanyaanku.”
Pria itu akhirnya berdiri. Tingginya menjulang, bahunya bidang, tapi sorot matanya bukan sekadar ancaman—ada sesuatu di baliknya, sesuatu yang samar mengingatkan Ravika pada masa lalu.
“Namaku Jendra,” ucapnya pelan. “Dan aku… pernah bekerja dengan Darman.”
---
Nama itu membuat Ravika menegang. Arven menoleh cepat, matanya penuh tanya.