Di Ujung Senja
"Aku juga sudah nggak mau benci kamu lagi, nggak ada gunanya. Biarin semuanya berakhir dan kembali menjadi debu."
Kebencian adalah hal yang sangat menguras tenaga dan energi, pria ini sudah tidak layak mendapatkan perhatianku sedikit pun.
Andi menatapku rumit. Dia terdiam sambil mengambil kapas lidi yang sudah dibasahi air untuk mengolesi bibirku yang kering, matanya perlahan mulai memerah.
"Cintaya, kamu bakal sembuh kok. Tolong, kamu harus benci aku sekuat tenaga dan balas dendam sama aku, nanti kamu boleh lakuin apa pun yang kamu mau, oke?"
인기 회차