Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lentera Terakhir

Lentera Terakhir

Menunjuk lagi, dengan muka yang sudah tertekuk sempurna. "Yang--" "Kau! Semuanya kau yang tanggung, puas?" Delia duduk di samping Deryn yang mulai membuka kacamata hitam. Membuatnya berdecih, untung dilepas kalau tidak, bikin malu karena seperti tukang pijit. "Berita terkini, warga yang mengumpulkan kayu bakar meninggal dengan mengenaskan, wajahnya tidak terindentifikasi."
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai last flight
Baca
+Pustaka
Pemulung Konglomerat 2

Pemulung Konglomerat 2

“Hmm … baik lah. Terima kasih banyak atas informasinya.” Setelah selesai berbicara dengan Airline Ground Staff itu, Joe pun berbalik dan berjalan perlahan sembari memperhatikan sekeliling. “Penerbangan terakhir sekitar lima belas menit yang lalu, Tuan. Bagaimana?” tanya Joe pada Michael. “Hmm …, saya juga bingung, Joe. Secara, kita tak memiliki petunjuk apapun dan … kita juga tidak tahu pasti kalau si Chelsea ada disini atau tidak,” jawab Michael.
9.3124.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai last flight
Tampilkan Ulasan (75)
Baca
+Pustaka
rabitapple
ceritanya udh bagus, tinggal dipoles aja dibagian alurnya biar gk terlalu bertele tele, tp yg mesti diperbaikin itu hayalan sama realitas jgn disamain, banyak2 baca novel ya thor, terutama dg latar blkang keluarga komlomerat, biar tau cara kerja penguasa itu kek gimana, SEMANGAT
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
THE LAST MISSION

THE LAST MISSION

Gen mereka memang sama. Tepat pukul empat sore, besi terbang itu akhirnya mendarat di Bandara Incheon, cuaca yang mendukung, membuat penerbangan berjalan lancar. Segera setelah memastikan semua barang bawaannya tidak ada yang tercecer, akhirnya Rina mencoba mengecek ponselnya, dan belum sempat ia menemukan nomor Nyonya Song, sebuah tangan menahan pergelangan tangannya. “Aku tak ingin mereka tahu kau datang bersamaku.”
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai last flight
Baca
+Pustaka
The Last King

The Last King

Wajahnya berkerut. "Kita harus siaga. Lambat laun mereka pasti akan sampai di sini. Bersiaplah untuk perang," jelas Alpha cepat. "Leifr, semoga kau cepat kembali." *** Seluruh anggota suku Lapse sudah meninggalkan daratan Lapland. Kini tersisa hanya kepala dukun yang duduk termangu sambil bermeditasi di dalam gubuknya. Berat rasanya berpisah dengan keluarganya. Namun ini sudah menjadi keputusan terbesarnya.
106.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai last flight
Baca
+Pustaka
Panggilan Terakhir Pacarku

Panggilan Terakhir Pacarku

TARRRR, Suara foto jatuh di belakang ku,dan yang jatuh adalah foto ku berdua sama rina di taman. Ku ambil foto itu,sambil berbaring di kasur ku ku pandangi foto itu membuat ku sedikit menangis. ''Rina...kau pergi dengan cara yang tragis, dan aku bahkan tidak dapat melihat mu untuk terakhir kali nya'' ucap ku dengan suara parau. Ku gantungkan foto itu di dinding dan mengambil foto yang satunya lagi foto rina yang tersenyum sambil memakan sebuah roti.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai last flight
Baca
+Pustaka
Anniversary Terakhir

Anniversary Terakhir

Aku membawa surat itu untuk nanti kuberikan pada Mas Fajar. Kami sudah sampai di villa setelah menempuh perjalanan panjang, sengaja aku tidak naik pesawat yang bisa ditempuh tidak sampai satu jam. Aku hanya ingin menikmati kebersamaan kami, ini untuk terakhir kalinya. Mas Fajar beberapa kali memprotes karena aku memilih naik travel, aku juga sudah menyita handphone-nya agar tidak diganggu demit itu. Sejak tadi Kayra menghubungi nomorku karena ponsel mas Fajar sudah kumatikan setelah dia menyetujui kami berangkat.
1019.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 427 kali sebagai last flight
Baca
+Pustaka
Cinta Terakhir

Cinta Terakhir

Badan terasa remuk dan lemas seolah semua tulang telah rontok satu persatu. “Semalam si bos yang bawa Non Rena pulang. Non Rena pingsan dan basah kuyup. Memangnya apa yang sebenarnya terjadi, Non?” Lastri mendekat, duduk di sisi ranjang. Hubungan mereka sudah dekat sekali. Lastri menganggap Rena seperti anak sendiri. Rena mengernyit. Berarti mobil yang hampir menabraknya adalah mobil Mahen. Karena terhalang deras hujan serta sorot lampu, Rena tak bisa mengenali mobil suaminya sendiri.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai last flight
Baca
+Pustaka
Booking Terakhir

Booking Terakhir

BOOKING TERAKHIR Nama Tamu : RAKA PRADANA Tanggal Check-in : 17 Agustus 1999 Status : BELUM HADIR Raka mengulang kalimat terakhir itu berkali-kali. Belum hadir, bukan pernah hadir dan juga bukan menghilang, seolah seseorang masih menunggu kedatangannya hingga hari ini. Di belakangnya, koper milik petugas arsip tertutup sendiri. Klik.
10406 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai last flight
Baca
+Pustaka
Istri Cantik Pilihan Anakku

Istri Cantik Pilihan Anakku

“Cleo, terima kasih banyak.” “Sama-sama.” Tidak lama dari itu penerbangan terakhir mereka akan dilakukan. Sehingga para awak kabin mulai bersiap. Termasuk Alyn dan Cleo. “Aku berharap penerbangan terakhir ini berjalan dengan lancar.” *** Anda : Mas, jika tidak sempat. Jangan menjemput, aku akan pulang sendiri. Itu pesan yang Alyn kirimkan kepada Erlan ketika ia baru saja selesai dengan penerbangan terakhirnya. Hari sudah malam, dan Alyn tidak ingin merepotkan Erlan yang tadi pagi tampak tidak enak badan.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai last flight
Baca
+Pustaka
DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

Di terminal saat bersama Reno dulu, di bioskop nonton bersama Reva, di bis dan yang lainnya, tapi kenapa sekarang tidak bisa? Waktu seolah berputar sangat cepat. Sudah berjam-jam pesawat ini terbang, namun rasanya baru beberapa detik yang lalu. Pesawat sekarang mulai landing. Entah pesawat ini yang bergetar, atau jantungku yang berdetak sangat hebat. Setelah beberapa saat, kami turun dari pesawat. “Ayo!” kata Reno. “Ke mana?” “Ya pulanglah, emangnya lo mau ke mana dulu?”
8.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai last flight
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status