Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di Penghujung Waktu

Di Penghujung Waktu

lirih Nayra " kapan lo akhiri ini?" tanya Fikri, membuat Nayra menunduk dan menggelengkan kepalanya. "Gue harap lo mau mengakhiri ini. Gue tahu, ini bukan lo. Gue tahu lo yang sebenarnya adalah lo yang perduli, lo yang baik, lo yang menjaga..." tutur Fikri, Nayra luruh. "Jadi diri lo yang dulu Nay, gue pengen liat itu... Lo takut?...gue bakal ada buat lo!" lanjut Fikri.
4.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai last meet artinya
Baca
+Pustaka
APLIKASI JODOH

APLIKASI JODOH

“Kirain kamu udah pulang kampung.” “Belum.” Hati Sandro terasa berat waktu dia lantas ngomong begini: “Atau..... kamu mau pamit sama aku?” Bukannya ngerasa plong, Sandro malah heran waktu denger jawaban dari Lastri. “Nggak. Aku nggak mau pamit.” “Lantas buat apa kemari kalau nggak mau pamit? Mau liat aku nangis guling-guling di lantai?” tanya Sandro rada emosional.
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 347 kali sebagai last meet artinya
Baca
+Pustaka
CAHAYA, Glow Up Setelah Disia-siakan

CAHAYA, Glow Up Setelah Disia-siakan

Tanpa merasa takut atau merasa bersalah, Cahaya masih bersikeras menyampaikan pendapatnya. “Sudah, sudah! Dibilangin kok malah ngebantah terus!” sambar Bu Lastri dengan ekspresi malas. Dan di saat yang bersamaan, Mbok Sri yang pamit belanja di pasar tiba-tiba muncul dari arah depan. Dengan cepat, Bu Lastri menyuruh ART-nya menggantikan Cahaya untuk menyelesaikan pekerjaan.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai last meet artinya
Baca
+Pustaka
Mas, Ayo Bercerai!

Mas, Ayo Bercerai!

“Beliau ingin memastikan Anda menerima ini langsung dari tangannya, sebagai bentuk pertanggungjawaban terakhirnya.” Zola menutup mata sejenak. Pertanggungjawaban terakhir. Kata-kata itu bergaung. Pertemuan terakhir. Sebuah akhir yang nyata. Mungkin ini yang ia butuhkan. Sebuah penutupan yang resmi, yang tidak lagi menyisakan celah untuk Haidar kembali mengganggu ketenangannya. “Baiklah,” kata Zola, akhirnya. “Kapan dan di mana?”
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai last meet artinya
Baca
+Pustaka
Terikat Kontrak Pernikahan CEO Posesif

Terikat Kontrak Pernikahan CEO Posesif

Menurut catatan terakhir Maestro Ombra yang mereka temukan di Genoa: “Lukisan terakhirku tidak akan bisa dipajang. Ia menyimpan kebenaran—dan dosa.” Lukisan itu diberi nama “L’eco del Riflesso” — Gema dari Refleksi. Begitu mereka sampai, pintu biara dibuka oleh seorang suster tua, Suster Mariella. Mata suster itu menatap Nadiya lama, seolah mengenali sesuatu yang tak pernah dikenalnya secara langsung.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai last meet artinya
Baca
+Pustaka
Yang Tersisa Setelah Segalanya Usai

Yang Tersisa Setelah Segalanya Usai

Bahwa Karina masih menyisakan sedikit rasa iba padanya. Dia segera meraih sinar yang sangat tipis itu, seperti memegang seutas tali terakhir. "Karina," suara Jerry semula terdengar sangat letih, digantikan oleh kegelisahan yang hampir berlebihan, "Mangkuk Kerajaan itu akan dilelang malam ini! Kita lihat bersama, ya?" Karina mengerutkan alis. Melihat penampilan Jerry yang sangat berharap, sudah tidak mungkin lagi menandatangani Surat Perjanjian Perceraian.
7.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai last meet artinya
Baca
+Pustaka
Diblokir Tetangga

Diblokir Tetangga

Anak kecil yang tak tahu apa-apa itu melihat dengan ekspresi kebingungan. "Aku udah denger. Kata si Rudi, Inamah udah ke luar dari sini. Bagus, dong. Resmikan aku secepatnya, Mas," ucap Lastri usai menutup pintu rumah. "Nggak bisa secepat itu, Lastri. Aku masih butuh waktu."
1011.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 285 kali sebagai last meet artinya
Baca
+Pustaka
Dibasuh Empat Nyonya Cantik dan Menggoda

Dibasuh Empat Nyonya Cantik dan Menggoda

Mbok Ijah berdiri di teras dengan wajah cemas, matanya terus melirik ke arah gerbang. Begitu mobil berhenti, Lastri turun lebih dulu dengan gerakan anggun yang sengaja diperlambat. Ia sempat menyentuh lengan Baskara saat pemuda itu membukakan pintu, sebuah kontak fisik singkat yang memberikan sensasi listrik di kulit Baskara. "Nanti malam, datanglah ke paviliun belakang. Ada sesuatu yang ingin kubicarakan tentang ... kesehatan 'kandungan' ini," bisik Lastri nyaris tak terdengar oleh Menur.
1044.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 892 kali sebagai last meet artinya
Baca
+Pustaka
Belenggu Rumah Darah

Belenggu Rumah Darah

Di surat itu hanya ada satu kalimat, yang seolah menjadi pesan terakhir bagi mereka. "Kamu harus membuka pintu terakhir." Arga merasa tubuhnya menegang. "Pintu terakhir?" Bram menggelengkan kepala dengan bingung. "Apa maksudnya, Ga? Pintu yang mana?" Namun sebelum Arga bisa menjawab, suara berat dan pelan itu kembali terdengar, kali ini lebih dekat, lebih mengancam. Langkah-langkah berat dari bayangan besar itu kini terdengar di dekat mereka.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai last meet artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status