Hayu
Perintah Bisma yang tidak dia sukai, nada suaranya terdengar agak tinggi, membuatnya jengah setengah mati.
“Aku tahu, kenapa juga kamu harus menaikkan nadamu, kamu membentakku, menyuruhku turun. Aku tahu ini lobi apartemenku, tanpa kamu suruh pun, aku akan turun, dan juga selamat bersenang-senang, kita lihat saja nanti siapa pemenangnya,“ kata Jelita percaya diri. Mencium pipi Bisma sekilas dan keluar dari mobil. Masuk ke dalam apartemennya.
Bisma mendesah lega, melihat sahabatnya yang menyebalkan luar biasa itu sudah tak terlihat, tepat saat dia mau mengemudikan mobilnya, ponselnya berdering lagi.
Bab Populer