Seumur Hidup Itu Lama Lebih Baik Menjanda
Sambil melihat master list tamu yang dipersiapkan Vantara untuk formalitas koneksi bisnis, Aya teringat lagi pada kalimat yang dulu sering Tama ucapkan, yang kini terasa begitu ironis: "Seumur Hidup Itu Lama."
Dulu, saat Tama mengucapkannya, kalimat itu terasa seperti kutukan—sebuah janji hidup panjang yang harus ia habiskan dalam kepura-puraan, mencari kesempurnaan semu, dan menahan penderitaan. Tama mencari status, ia mencari koneksi, ia mencari tampilan, yang semua ia lakukan dengan hati yang kosong dan dipenuhi kecemasan. Bagi Tama, Seumur Hidup Itu Lama adalah waktu yang harus dihabiskan untuk berjuang demi pengakuan orang lain dan menimbun kekayaan yang rapuh.
Bab Populer