Imamku dari Seoul
Bagaimana bisa?
Tibalah mereka di sebuah ruangan yang sangat luas, sejuk, dan begitu cerah dengan warna putih berpadu ungu. Ya, itu kamar Shin, sangat rapi dan wangi.
Sabiya masih berdiri di sudut dinding kamar, sedangkan Shin menutup pintu dengan pelan.
Shin merasa tubuhnya sangat lelah, dia pun memilih untuk segera duduk di ranjangnya yang begitu besar dan empuk.
Bab Populer