Cintai Aku Komandan

Cintai Aku Komandan

last updateLast Updated : 2026-06-11
By:  TeracotaOngoing
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
Not enough ratings
6Chapters
17views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Dalam satu hari, hidup Pitaloka Prameswari runtuh. Ayahnya ditangkap karena skandal korupsi. Rumahnya hilang. Dan satu-satunya cara bertaha  adalah menikah dengan Danendra Laksamana. Pria yang dulu selalu menjaganya sebagai pengawal pribadi tapi kini, ia adalah komandan pasukan khusus yang dingin dan tak tersentuh. Pitaloka percaya, pernikahan itu akan menjadi tempat berlindungnya. Namun kenyataan berkata lain. Di rumah suaminya, ia bukan lagi putri yang dimanja, melainkan beban yang direndahkan. Dan pria yang dulu selalu ada di sisinya kini bahkan tak lagi menatapnya dengan hangat. Saat luka demi luka menumpuk dan rahasia masa lalu mulai terkuak, Pitaloka dihadapkan pada satu pilihan: bertahan demi cinta yang mungkin tak pernah ada atau pergi, sebelum dirinya benar-benar hancur. Cinta, politik dan balas dendam mengiringi takdir keduanya

View More

Chapter 1

Bab 1

“Ayah… kenapa mereka memborgol Ayah?”

Suara Pitaloka Prameswari bergetar. Ia berdiri beberapa langkah dari ayahnya yang ditahan, mencoba memahami kenyataan yang terasa terlalu tiba-tiba.

Ayahnya adalah seorang konglomerat kenamaan yang pengaruhnya sangat besar. Jangankan aparat penegak hukum, rezim pemerintahpun tidak akan berani menyentuh. Tapi lihatlah apa yang sekarang dilakukan orang-orang berseragam itu pada ayahnya. Sangat kasar dan tidak manusiawi.

“Silakan menyingkir, Nona. Ini proses hukum.”

“Proses hukum apa sampai harus seperti ini?” Pitaloka merangsek maju. “Ayah saya tidak pernah—”

“Pitaloka.”

Satu panggilan itu menghentikannya.

Shandi, ayahnya, menatap Pitaloka dalam-dalam. Ada sesuatu yang berbeda di sana. Bukan marah. Bukan takut, melainkan waktu yang habis.

“Dengar Ayah baik-baik.”

Pitaloka mendekat, napasnya tak beraturan. “Ayah, kita bisa selesaikan ini. Aku akan panggil seluruh pengacara, kita—”

“Tidak ada waktu.”

Pegangan tangan ayahnya menguat.

“Menikahlah dengannya.”

Pitaloka terdiam. Seperti sedang mencerna ucapan Shandi barusan.

Shandi baru saja ditangkap dengan tidak hormat dan sekarang malah meminta Pitaloka untuk menikah. Pitaloka benar-benar tidak mengerti.

“Dengan siapa?” suaranya hampir hilang. Pitaloka berusaha menahan tangisan.

Langkah sepatu terdengar dari belakangnya.

Tenang. Tegas. Terukur.

Pitaloka menoleh.

Dan dunia yang tadi runtuh seolah berhenti sejenak.

“Kak Danen….”

Nama itu keluar pelan, nyaris tidak terdengar.

Danendra Laksamana berdiri di sana, seragam militernya rapi, wajahnya setenang biasanya. Sosok yang dulu selalu ada di dekatnya—meski tidak pernah benar-benar bisa ia raih.

Pria yang dulu hanya berdiri beberapa langkah di belakang Pitaloka sebagai pengawal. Namun empat tahun lalu, pria itu tiba-tiba menghilang tampa sepatah kata ataupun alasan. Kini pria itu berdiri di hadapan Pitaloka lagi disaat dia butuh pelindung.

“Ayah, saya datang,"ucap Danendra singkat. Seolah ingin memberi ketenangan pada Shandi juga Pitaloka.

Ayah Pitaloka mengangguk. “Dekatkan dirimu.”

Danendra melangkah maju.

Pitaloka melihat jelas ketika ayahnya menariknya sedikit lebih dekat, lalu membisikkan sesuatu di telinganya.

Sangat pelan. Terlalu pelan untuk didengar.

“….”

Wajah Danendra berubah tipis.

Hampir tidak terlihat.

Tapi Pitaloka menangkapnya. Tatapannya yang datar, mengeras.

“Tidak,” kata Danendra tegas.

Pitaloka membeku.

Ia jarang mendengar pria itu menolak.

Apalagi… pada ayahnya.

“Ini bukan keputusan yang bisa saya ambil begitu saja.”

Ayahnya menatap lurus. “Kau berutang padaku.”

Sunyi. Udara terasa berat.

"Ini saatnya kamu membayarnya," lanjutnya pelan. “Aku yang membawamu sampai ke posisi ini.”

Pitaloka menahan napas. Menyaksikan kedua pria tersebut bersitegang. Tidak pernah dia melihat ayahnya semarah itu.

“Sekarang,” suara ayahnya menurun, tapi justru lebih menekan, “aku hanya meminta satu hal.”

Danendra diam.

Rahangnya mengeras.

“Lindungi putriku, meski dengan nyawa mu."

Pitaloka menatap mereka bergantian. Ingin menghentikan ayahnya.

"Ayah-"

“Menikahlah dengan Pitaloka.”

Itu bukan permintaan melainkan perintah. Dan Shandi tidak menerima penolakan.

Dor

Suara tembakan terdengar begitu jelas, sangat jelas. Karena peluru itu baru saja melewati bahu Pitaloka. Andai saja Daren tidak cekatan menariknya, mungkin peluru itu sudah bersarang di jantung Pitaloka.

"Sudah aku bilang cepat bawa putri ku pergi!" teriak Shandi dengan sangat marah. Ini bukan waktunya negosiasi, bahaya sedang mengancam dan satu-satunya yang bisa menyelamatkan putrinya adalah Daren.

***

Beberapa jam kemudian.

Pitaloka duduk di depan cermin dengan gaun pengantin putih yang sempurna.

Tangannya masih dingin karena ketakutan, seumur hidup, dia tidak pernah merasa tidak aman seperti saat ini. Tembakan yang entah dilepaskan siapa tadi hampir saja mengakhiri hidupnya. Tapi pesan dari ayahnya masih terus berputar di kepala.

"Jangan pernah percaya pada siapapun selain Daren."

"Daren akan melindungi mu sama seperti dulu."

Meski sekarang dia tidak lagi dijaga puluhan pasukan milter seperti dulu. Tapi Pitaloka yakin Daren sanggup sendirian melindungi dirinya.

“Kak Daren akan selalu bersama ku lagi,” gumamnya pelan. Ia menatap bayangannya sendiri. Mencoba tersenyum.

“Dan aku akan menikah dengannya…”

Di tengah kekacauan hari ini. Setidaknya ada satu hal yang membuatnya bahagia. Menikah dengan orang yang dia cintai.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
6 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status