Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Hasrat Liar di Bawah Satu Atap

Hasrat Liar di Bawah Satu Atap

Langkah kakinya terdengar mendekat beberapa langkah, tapi berhenti. Leo melepaskan bekapannya, menatapku tajam, memberi kode untuk menjawab. Sementara itu, di bawah sana, miliknya masih tertanam dalam-dalam, berdenyut nikmat. "I-iya... ahh... Bu!" jawabku, berusaha terdengar normal meski napasku putus-putus. "Cuma... piring licin." Bukannya berhenti, jawaban itu malah memicu sisi liar Leo. Dia menekan punggungku hingga tubuhku semakin menungging di atas wastafel.
678 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 27 fois en tant que liars liars
Read
+Librairie
Obsesi Liar Kakak Iparku

Obsesi Liar Kakak Iparku

“Pas… buat ngobrol rahasia yang cuma kita berdua tau.” Aria menelan ludah. Ia tahu, ini bukan sekadar obrolan santai. Gawat… kalau listriknya nggak cepat nyala, dia bisa makin jadi-jadi, batinnya. Suara di luar jendela makin sunyi, hanya detak jam dinding yang terdengar. Aria mulai merasa sedikit rileks—sampai tiba-tiba… “BRAKK!”
1.1K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 44 fois en tant que liars liars
Read
+Librairie
Gairah Liar Mantan Suamiku

Gairah Liar Mantan Suamiku

jawab Maira tetap menatap lurus ke depan, tak menatap Dirga sama sekali. Dirga mengembuskan napas kasar. Tampak menunjukkan rasa kesal di dalam dirinya. Pria tampan itu ingin sekali membantah ucapan Maira, tetapi dia sadar dia tidak bisa untuk memaksa. Dia dan Maira sekarang adalah dua orang asing—yang mengenal dalam lingkup pekerjaan. Tidak lebih. Fakta yang membuat hatinya menjadi tak nyaman, tetapi dia tak bisa berbuat apa pun.
102.7K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 78 fois en tant que liars liars
Read
+Librairie
Hasrat Liar Ibu Tiri Suamiku

Hasrat Liar Ibu Tiri Suamiku

"Enggak ada cara lagi selain mengancam Putri agar dia tak berani buka mulut. Sarah akhirnya mengambil ponselnya kemudian menghubungi seseorang. [Hallo, Lucky. Aku butuh bantuanmu untuk menyekap sepasang suami istri. Kamu ada waktu sekarang, kan?] Putri yang mendengar hal itu paham siapa orang yang akan di sekap oleh Sarah. Putri ingin berontak untuk menghentikannya tapi lagi-lagi dia tak bisa melakukan apapun sekarang. [Untuk Anda, saya selalu punya waktu. Kirim segera nama dan alamat orang itu!] balas Lucky, orang bayaran Sarah.
6.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 258 fois en tant que liars liars
Read
+Librairie
Muda dan Liar

Muda dan Liar

Tidak mungkin! Aku pasti salah dengar. “Kau bercanda?” “Tidak! Aku serius.” “Kau bercanda!” “Tam!” Hah … percuma, aku tidak ingin mendengarnya lagi. Semua adalah omong kosong. “Tam! Kau mau kemana?” “Apa urusanmu?!”
3.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 91 fois en tant que liars liars
Read
+Librairie
My Liar Boyfriend

My Liar Boyfriend

Selalu tenang, tapi mematikan. Kaffa memerhatikan Abin yang mulai memainkan stiknya di atas meja hijau. “Linzy balik, kan?” Tiba-tiba Kaffa punya topik baru untuk dibahas. Memang paling suka kalau membahas Abin. Fras yang sudah tahu terkikik dengan kencang. “Jadi, gimana, Bin? Yang pelakor Jisya apa Linzy?” Abin memutar matanya dan kembali mengukur stiknya karena gilirannya belum selesai. “Pilih satu aja, Bin. Kalau lo mau sama Linzy, biar Jisya sama gue.” tawar Kaffa.
104.2K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 134 fois en tant que liars liars
Read
+Librairie
SISI LIAR JANDA SUAMIKU

SISI LIAR JANDA SUAMIKU

“Dasar pelakor s*alan!” Tiara kalap, ia mendekati Mila lalu menarik jilbabnya. Tanpa ampun ia menjabat rambut Mila. Tidak mau kalah, Mila membalas menarik jilbab Tiara, dan menjambak rambutnya. Kini mereka berdua saling jambak rambut. “Dasar pelakor!” Teriak Tiara “Heh kalian berhenti!” Akhirnya Pak Misbah, bapak Rt yang Mila hubungi tadi datang melerai mereka.
105.1K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 202 fois en tant que liars liars
Read
+Librairie
Sisi Liar Mematikan!

Sisi Liar Mematikan!

Erlangga menyunggingkan senyum penuh ejekan lalu melirik Liana sekilas, dilihatnya dari cara Liana menatapnya, Liana tidak segan-segan menunjukkan ketertarikannya terhadap Erlangga. Melihat cara Erlangga mengukir senyum di bibirnya ketika pergi dari hadapan mereka berdua, Tedja tidak bisa menahan diri untuk tidak melontarkan kata-kata tidak menyenangkan. “Sungguh seorang pemain!” ujarnya dengan tatapan mata merendahkan. “Dia pria sempurna! Wanita itu sungguh beruntung mendapatkannya!” puji Liana dengan tatapan mata kagum.
2.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 107 fois en tant que liars liars
Read
+Librairie
Obsesi Liar Tuan Misterius

Obsesi Liar Tuan Misterius

lugas Matthias. "Kau memang sudah gila, ya!" maki Serafia. "Dalam mimpimu pun itu tidak akan terwujud." "Kau yang membuatku gila," imbuh Matthias santai. Tawa pahit keluar dari mulut Serafia, seolah kalimat Matthias barusan adalah sesuatu yang terasa lucu juga memuakkan. "Berhentilah menampakan karakter palsu yang kau buat-buat ini Matthias, obsesi liarmu itu memuakkan. Aku tahu betul karakter aslimu yang manipulatif dan brengsek itu."
10378 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 10 fois en tant que liars liars
Read
+Librairie
Obsesi Liar Maduku

Obsesi Liar Maduku

Bukankah kedua orang itu selama ini berada dalam lingkungan hitam yang penuh dengan berbagai tipu muslihat para penjahat jalanan. Bahkan Zea adalah salah satu penikmat uang haram dari para lelaki hidung belang selama ini. Bukan tidak mungkin, dia meminta bantuan pada para langganannya itu untuk membantunya membebaskan diri dari tuduhan, dengan cara-cara kotor. Obrolan perihal Zea dan Dani begitu menarik untuk dibicarakan saat itu. Rama, Sekar dan Anin yang merasa puas atas penangkapan kedua orang itu, tidak menyadari kalau ada seseorang yang bersembunyi untuk mendengarkan pembicaraan itu.
13.4K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 402 fois en tant que liars liars
Read
+Librairie
Dernier
123456
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status