Hasrat Liar di Bawah Satu Atap
Langkah kakinya terdengar mendekat beberapa langkah, tapi berhenti.
Leo melepaskan bekapannya, menatapku tajam, memberi kode untuk menjawab. Sementara itu, di bawah sana, miliknya masih tertanam dalam-dalam, berdenyut nikmat.
"I-iya... ahh... Bu!" jawabku, berusaha terdengar normal meski napasku putus-putus. "Cuma... piring licin."
Bukannya berhenti, jawaban itu malah memicu sisi liar Leo. Dia menekan punggungku hingga tubuhku semakin menungging di atas wastafel.
Chapitres populaires