Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
REINCARNATION

REINCARNATION

Sangat aneh untuk seseorang yang sudah hidup ratusan tahun. Pandangan kosong Caroline hari ini, jauh lebih hampa dari hari sebelumnya. Ia terus saja memandang ke luar jendela, menikmati sinar mentari yang menyusup dari sana. Akan tetapi, jiwanya kosong. Raganya entah sedang singgah di mana. Terkadang Oriel tak habis pikir, mengapa Tuhan memberikan gadis sebaik Caroline cobaan seberat itu? Padahal yang Caroline butuhkan hanya mati dan bereinkarnasi. Layaknya orang-orang yang kemarin ia temui.
106.2K viewsOngoingAdded to Library 243 Times as lifeless eyes
Read
+Library
DEATH

DEATH

Tidak akan ada yang senang bila mereka harus mati beberapa kali. “Tenang kalian akan hidup kembali. lihat pada daftar skill yang kalian, bukankah di sana kalian mendapatkan skill bernama Immortality. Tetapi itu hanya bersifat sementara.” Setelah Zyu dan Laure melihat di daftar skill yang mereka miliki ternyata benar bahwa mereka memiliki skill [Immortality (Sementara)]. Seperti yang Merlin katakan bahwa skill itu hanya bersifat sementara. Selain skill itu masih banyak lagi skill yang mereka miliki.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as lifeless eyes
Read
+Library
Memasuki Raga Nona Bangsawan

Memasuki Raga Nona Bangsawan

Itulah yang dapat Misty tangkap dari kedua mata indah milik pria itu yang sinarnya seolah telah padam tak berjiwa, seolah kedua manik merah miliknya hanyalah sepasang batu ruby yang terpasang di rongga mata. Tatapan tanpa nyawa itu membuat Misty tertegun, seakan jiwanya tenggelam dalam kegelapan tanpa warna dan kesepian yang menyelimuti. Namun, kesadaran Misty segera kembali oleh sentuhan angin yang berhembus dari jendela menerbangkan helaian rambutnya.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as lifeless eyes
Read
+Library
Another Eye

Another Eye

Bisik Martha. Penglihatan yang dimiliki manusia terbagi menjadi banyak tingkatan. Seperti kelopak bunga mawar yang ia pegang, mata manusia memiliki banyak lapisan yang menentukan segala sesuatu yang akan nampak di pupil mereka. Para Lowest mendominasi dunia, mereka adalah manusia yang memiliki penglihatan normal. Hanya mampu melihat satu lapisan dimensi yang ada didepan pandangan mereka.
105.0K viewsOngoingAdded to Library 163 Times as lifeless eyes
Read
+Library
Apple of My Eye

Apple of My Eye

tanyaku sambil menatapnya lekat. “Memandangi langit pagi, siang, dan malam. Kadang cerah, kadang berbintang, kadang gelap pekat. Kadang di tengah kota, kadang di tengah hutan. Kadang dalam situasi damai, kadang genting,” jelasnya yang membuat hatiku adem, nyesss sekali mendengar kalimat itu keluar dari suaranya. Tanpa terasa air mataku menetes, entah rasa darimana ini. “Kenapa sih kalimat Mas Dru seperti kalimat kesedihan, rasanya sedih mendengar curhatan seorang tentara.”
1015.0K viewsCompletedAdded to Library 525 Times as lifeless eyes
Read
+Library
PENDIRI ILMU HITAM

PENDIRI ILMU HITAM

Li Xian menundukkan kepala sedikit, tangan terkulai, seperti patung kayu yang menunggu perintah dari pemainnya. Wajahnya pucat dan tampan, bahkan agak anggun dengan sentuhan kesedihan. Tetapi karena matanya tidak memiliki iris, hanya putih mati, ditambah dengan beberapa retakan hitam yang merambat dari leher ke pipi, membuat kesedihan ini berubah menjadi kegelapan yang menakutkan.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as lifeless eyes
Read
+Library
Seribu Pintu Sindukala

Seribu Pintu Sindukala

Ada sedikit darah di sela-sela jarinya. Di balik embun yang melapisi mata Raesaka, ibunya kini menatap lurus padanya, tanpa sekali pun berkedip. Lama-lama, tatapannya menjadi kosong dan menggelap, bibirnya mengendur tidak lagi tersenyum. Perlahan dan menyakitkan, kedua pupil ibunya bergerak ke atas, hingga yang tersisa hanya putih matanya saja, memerah dan berkilat-kilat.
1.7K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as lifeless eyes
Read
+Library
Jatuh Cinta Pada Pria yang Seharusnya Kubenci

Jatuh Cinta Pada Pria yang Seharusnya Kubenci

Semua terhubung, semua selaras. “Ini yang bisa kita buat.” Suara itu lembut. Meyakinkan. “Tidak ada lagi penderitaan.” Elena membeku, untuk satu detik ia hampir percaya. Namun ia melihat sesuatu, kecil. Namun jelas, kosong, manusia tanpa jiwa, tanpa pilihan, tanpa diri. Elena tersentak, menarik tangannya. “Ini bukan hidup!” Suaranya gemetar.
653 viewsCompletedAdded to Library 26 Times as lifeless eyes
Read
+Library
BROKEN

BROKEN

Sepasang anak dan ayah itu memandang nanar sepasang kelopak mata Masma yang menguncup. Derap langkah kian memberat seiring jarak yang terpangkas, hampir sempurna terlewati. Lentera kehidupan hampir padam di pilar penyiksaan. Tak sekacau Devada, Nick merasakan gulungan luka diam-diam berdentum hebat di pusat jantung. Jemarinya terulur, menggapai wajah lipu syarat elegi. Kelopak mata yang kuncup itu tiba-tiba terbuka perlahan, menampilkan iris biru sebening lautan.
108.9K viewsCompletedAdded to Library 320 Times as lifeless eyes
Read
+Library
Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Sisa Cahaya di Jalan Gelap

“Bu… aku… aku ingin lihat mereka. Tolong, Bu… hidup atau mati pun, aku harus lihat. Aku mohon… buka videonya…” Sebentar terdengar suara gaduh di seberang. Lalu layar ponsel berubah. Gambar video muncul, goyah, penuh asap. Ratri memandang layar dengan napas tertahan. Di sana terlihat puing-puing rumahnya yang kini hanya tinggal rangka hitam berasap. Orang-orang berkerumun, sebagian memegang senter, sebagian lagi menangis.
619 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as lifeless eyes
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status