ISTRIMU TERNYATA SULTAN
"Padahal aku udah riset kata-kata puitis..."
"Bukan jelek, Mas," Berlin menyeka air mata tawanya. "Tapi itu... itu akuntansi banget! Mana ada orang nembak pake istilah 'Likuiditas'?! Lo mau ngelamar gue apa mau ngajuin kredit usaha rakyat?!"
Rangga merosot duduk di kursinya. Bahunya turun. Turtleneck-nya terasa makin mencekik.
"Aku cuma mau romantis, Lin," gumam Rangga sedih. "Arya bisa bikin kamu nangis pake kotak musik. Aku pikir... aku juga bisa bikin kamu terharu."