Suami Adikku Memuja Rahimku
Di hari pernikahan yang seharusnya menjadi puncak kebahagiaan keluarga Djayadi, sebuah pengkhianatan terjadi di balik pintu yang terkunci. Saat janji suci tinggal hitungan jam, Shaka justru berlutut di hadapan Sekar, memuja rahimnya, dan berbisik parau
"Persetan dengan pernikahan ini. Aku nggak peduli pada Nadira. Aku hanya ingin kamu, Sekar... Aku ingin menanamkan benihku di sini, di rahimmu."
Bagi Shaka, ini adalah cinta mati yang tak terkendali. Bagi Sekar, ini adalah pembalasan yang manis.