Red Clock
Mereka kembali tertawa keras.
Sebuah cahaya biru terang menggelegar di telinga mereka, kedua iblis itu menggeliat tidak senang. Dengan rakus mereka terus memakan gadis yang tak bernyawa dihadapannya, seakan itu adalah steak dengan bumbu terlezat dijagat raya.
“Terasa lezat Rotus?” sebuah suara ringan menghentikan kedaunya. Mereka terdiam ditempat dengan tubuh bergetar. Mereka berbalik dengan tangah yang penuh dengan isi perut.
인기 회차