Setelah Kamu Pilih Dia
“Bahkan aku kangen kamu ngingetin aku minum vitamin. Kangen kamu marah kalau aku telat makan.”
“Han…”
“Aku belajar satu hal, Din,” potong Rayhan pelan. “Bahwa jarak itu cuma angka. Tapi kehilangan koneksi, itu beneran bikin hancur. Makanya, janji ya… kita tetap jaga koneksi ini. Kita jangan cuma kirim kabar, tapi tetap saling cerita, saling terbuka.”
Dinda mengangguk, matanya sedikit berkaca. “Kamu jangan cuma jaga diri, tapi juga tetap jadi rumah buat aku… meskipun dari jauh.”