TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR
katanya, seolah ingin mengganti topik.
Arga mengikut arah pandangnya. Kelopak merahnya berjatuhan seperti hujan lembut, menutupi tanah yang basah oleh embun pagi.
“Ya,” jawabnya singkat.
“Dulu, waktu kecil, aku suka sekali duduk di bawah pohon Flamboyan,” ujarnya pelan. “Bunga ini selalu membuatku merasa hangat. Warnanya seperti api, tapi tidak menyakitkan. Di Jepang, aku selalu menyukai sakura. Tapi sejak tinggal di sini, aku jatuh cinta pada Flamboyan.”
인기 회차