Bukan Mauku jadi Madu
Namun jika dia menangis, sudah pasti dia berbicara tentang sesuatu yang menyakiti hatinya bukan?
"Kenapa kamu bicara gitu, Sal? Aku benar-benar tidak mengerti maksud ucapanmu," timpalku lagi. Makanan buru-buru kuhabiskan karena merasa ada sesuatu yang tak beres pada temanku itu. Sementara itu, Salima hanya memesan minuman, sepertinya ia sedang tidak berselera makan. Salima mengusap air matanya, ia lalu menghela napas sebelum berbicara lagi.
"Mas Fahri ... Dia masih mencintaimu Din, sekarang aku memintamu menjadi maduku, aku ikhlas Lillahita'ala!"
Bab Populer