Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MAAF CINTAKU

MAAF CINTAKU

Selah Pria paruh baya yang ternyata adalah Papanya Bram. Papa Bram mengahadap Stella, ia melihat wajah gadis yang di depannya tidak karuan. Mek Up nya yang tepoles dengan rapi kini tanpak mulai luntur karena airmata. "Dengar, Bram sudah menceritakan semuanya. Saya tau kamu sangat marah bahkan kamu dapat membeci saya. Namun apa kamu pernah berpikir jika Bram menikah dengan wanita yang sudah di anggap mati oleh keluarganya itu akan menghacurkan kehormatan kami." Beber Papa Bram yang teryata menentang pernikahan mereka.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai mae nak
Baca
+Pustaka
Modern maid

Modern maid

Ya, meskipun masih tetap hanya bekerja sebagai pembantu. Bibinya bilang jika ia akan mulai bekerja di rumah tuan muda, anak majikan tempat bi Marsiah bekerja. Setelah selesai dan merasa puas dengan hasil make up-nya sendiri, Mila keluar kamar dan menuju dapur. Seperti biasa ia melihat sosok bibinya yang sudah di bawah yang beralaskan tikar usang sembari menunggunya untuk sarapan bersama mu "Eh, ya ampun cantiknya keponakan Bibi." puji bi Marsiah membuat Mila tersenyum malu.
1012.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 343 kali sebagai mae nak
Baca
+Pustaka
CEO Nakal Kekasihku

CEO Nakal Kekasihku

Kenao tidak peduli. “Oke, kamu yang memaksaku. Jangan salahkan aku, jika suatu saat nanti hanya ada penyesalan. Aku bisa melakukan apa pun.” Maura keluar dari rumah Keano dengan dongkol. Keano menarik napas berat. Dia masuk kembali ke dalam, setelah menyaksikan Maura memanting pintunya.
9.7213.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.5K kali sebagai mae nak
Baca
+Pustaka
Oh, My Ex!

Oh, My Ex!

tanya Keenan saat netranya tanpa sengaja melihat Nara menggelengkan kepala. "Gak papa," jawab Nara, dan Keenan hanya diam tak berniat menambah daftar pertanyaan lagi hingga mereka tiba di ruang makan. "Selamat pagi, Ma, Pa," sapa Nara. "Pagi, Sayang," sahut Mama Salsa—mamanya Keenan, sedangkan papanya Keenan hanya tersenyum tipis menanggapi sapaan dari menantunya.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai mae nak
Baca
+Pustaka
Obsesi Liar CEO

Obsesi Liar CEO

Dia akan pergi ke suatu tempat yang mungkin akan bisa membantu memulihkan keadaan Marvel lagi. *** Dengan gaun berwarna merah muda serta rambut abu terangnya yang tergerai bebas Mae turun dari mobil sambil memegang segenggam bunga mawar merah yang indah. Wajahnya tampak berseri dengan senyuman yang setia menghiasi. Setelah hampir satu harian menikmati kesenangan di perayaan karnaval bersama Dhave. Hari ini Mae pulang dengan perasaan sangat bahagia karena bisa mengulang kembali kenangannya dulu.
1046.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai mae nak
Baca
+Pustaka
DUKU (DUDA KUAT)

DUKU (DUDA KUAT)

sambung Devit sambil menghela napas. "Mohon maaf, Pak, saya atas nama orang tua Satria memohon maaf atas ketidaknyamanan ini," kata Bu Mae dengan bijak. Semua mata memandang pada dirinya, wanita setengah baya yang biasanya blak-blakan kini mendadak begitu bijak dan sangat pandai berkata-kata. "Jadi, apakah lamaran kami diterima, Nak?" kali ini Bu Mae menatap Salsa. Wanita itu terdiam sambil mengangkat bahunya tidak tahu.
9.9177.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.8K kali sebagai mae nak
Tampilkan Ulasan (39)
Baca
+Pustaka
iwan bandoenk
𝐥𝐚𝐧𝐣𝐮𝐭 𝐝𝐨𝐧𝐠 𝐬𝐮𝐦𝐩𝐚𝐡 𝐝𝐫 𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤 𝐧𝐨𝐯𝐞𝐥 𝐲𝐠 𝐰 𝐛𝐚𝐜𝐚 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐁𝐚𝐧𝐠𝐒𝐚𝐭 𝐲𝐠 𝐩𝐚𝐥𝐢𝐧𝐠 𝐛𝐢𝐤𝐢𝐧 𝐩𝐞𝐧𝐚𝐬𝐚𝐫𝐚𝐧 𝐬𝐚𝐦𝐚 𝐛𝐢𝐤𝐢𝐧 𝐰 𝐜𝐞𝐧𝐠𝐚𝐫-𝐜𝐞𝐧𝐠𝐢𝐫 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐤𝐲𝐤 𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐠𝐢𝐥𝐚, 𝐬𝐚𝐦𝐩𝐞"𝐝𝐢 𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐠𝐢𝐥𝐚 𝐬𝐚𝐦𝐚 𝐰 ......
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Tamally Ma'ak

Tamally Ma'ak

Benar, orang yang berhasil adalah orang-orang yang bisa melewati segala ujian dalam hidupnya. “Selamat pagi, Nona?” Aku membalikkan badan. Beatrica dengan telaten menyimpan makanan di atas meja. “Sudah waktunya Nona makan.” Aku berjalan mendekat, duduk di single sofa. Menatap datar makanan itu. “Syifani!” Ia menoleh. Mengernyitkan kening. “Namaku Syifani, jadi berhentilah memanggilku Nona!” Kujeda ucapanku.”Berapa usiamu?”
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai mae nak
Baca
+Pustaka
Aku Ibumu, Nak!

Aku Ibumu, Nak!

"Pagi, Ma!" "Hmm," malas sekali Meli saat menjawab sapaan Weni. "Mama selesai makan dan sekarang mau rebahan!" "Tumben mama nggak nemenin Weni?" Weni merasa aneh dengan Meli. Biasanya Meli akan menemani sekedar mengobrol bersama Weni di saat makan. "Mama lagi nggak mood aja," sahut Meli.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai mae nak
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

Dia agak sedikit terkejut, lalu memasang wajah stay cool lagi dan pergi meninggalkan Mamanya dan aku yang masih mematung. “Eh, Fita. Sini, Nak.” Aku langsung ngibrit ke arah Mama Mas Wira. Lalu, menoleh ke belakang, melihat Mas Wira yang sedang berjalan ke arah ruang tv. “Jangan kaget ya, Nak. Wira emang kadang agak manja kalau sama mamanya.” bisik Mama Mas Wira. Aku tertawa kecil. “Hehe… nggak kok, Ma.”
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai mae nak
Baca
+Pustaka
SUGAR DADDY TERAKHIRKU

SUGAR DADDY TERAKHIRKU

Meski Mae belum memiliki merek kue atau brand, ia tahu benar kalau kuenya tidak akan kalah bersaing dengan mereka. “Mari, silakan. Ada banyak stan lain yang bisa Anda kunjungi.” Gina mengambil celah itu dan menggiring Rowena ke tempat lain, masih dengan ceria—terlalu ceria yang dipaksakan, karena bayangannya tentang membuat Rowena puas sedikit meleset. “Shit!” Mae menghempaskan diri ke kursi sambil mengumpat setelah mereka semua meninggalkan stannya. Mae menyesal. Ia seharusnya lebih bisa menahan diri.
1033.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 897 kali sebagai mae nak
Tampilkan Ulasan (19)
Baca
+Pustaka
Sierra
sepenasaran-penasaranku pada kelanjutan kisah mae-ash lebih penasaran lagi ama author yg seolah ga kehabisan ide bikin cerita semua novelnya jd karya yg berhasil bikin pembaca jatuh cinta. mana karakter2 utamanya tipikal cerdas semua duh. ka ai ga pengen buka kelas onlen ngajar nulis ta aku mau jadi
Silent Heart
Lanjut ke 'Sugar Daddy Terakhirku', sub judulnya aja tertata rapi dan indah. Dan jalan ceritanya bener-bener beda dari novel sebelumnya yang ku baca. Jadi gak bosen sama sekali. Per bab nya selalu bikin penasaran dan banyak kejutan. Gak sabar tunggu karya Kak Ai selanjutnya. Semangat terus ya Kk Ai
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status