KESAKSIAN PUTRI KECILKU
Ada yang bermain dakon, ular tangga, maupun boneka Barbie.
"Kami kencan dulu, Mi. Nitip Ana," ucap mas Arif saat kami berpamitan.
"Wah, gitu dong. Yang mesra. Mami jadi ingat almarhum papi. Cinta kami sampai maut memisahkan. Semoga kalian juga berjodoh hingga akhir hayat."
"Aamiin." Mas Arif terdengar menyahut dengan bersemangat. Sedangkan aku hanya tersenyum kecil dan mencium punggung tangan mami dan pipinya.