Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Mafia's obsession

Mafia's obsession

Dunia seperti melepaskan napas panjang yang selama ini ditahannya. Leo berdiri di atap markas Eden Baru, memandangi langit yang tak lagi terpantau drone siluman atau satelit pengintai. Aurora menyusulnya, membawa dua cangkir kopi hangat. “Kopi pertama yang bukan hasil penyaringan distribusi Genesis,” ujarnya sambil menyodorkan satu cangkir ke Leo. Leo tersenyum kecil. “Aku hampir lupa rasa aslinya.”
101.2K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 44 Vezes como magic coffee
Ler
+Biblioteca
HASRAT LIAR TUAN MILIARDER

HASRAT LIAR TUAN MILIARDER

Ia tidak perlu suami untuk menyediakan itu semuanya, karena I’m my own sugar daddy. Anja masuk ke dalam lift dan lift membawanya menuju lantai dasar. Ia menunggu beberapa detik, dan akhirnya melangkah menuju parkiran, menuju mobilnya. Ia mengingat bahwa ada sesuatu yang kurang pada dirinnya pagi ini. Ah, ia ingat bahwa ia belum minum kopi pagi ini. Biasa sebelum tiba di kantor ia menyempatkan waktu untuk minum kopi, biasa ia membeli di starbuck, namun bentar lagi ia akan ke six ounces coffee. Ia suka minum kopi jenis Arabika, lebih smooth yang variant speciality, karena biasanya diproses secara giling kering, lebih nyaman untuk lambung dan after taste-nya sangat enak.
11.2K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 267 Vezes como magic coffee
Ler
+Biblioteca
KUSINGKIRKAN MADUKU DENGAN ELEGAN

KUSINGKIRKAN MADUKU DENGAN ELEGAN

Jalan satu-satunya memang biarkan saja sampai dia bosan. "Bikin teh atau jahe anget aja, yuk," ajak Mas Gilang kemudian. Aku mengangguk pelan. Mengikutinya melangkah ke arah dapur. Kuseduh jahe susu untuknya. Aku memilih secangkir coklat. Berbincang-bincang santai sembari makan roti panggang kesukaannya. "Hari ini atau besok jadi jalan-jalannya?" tanya Mas Gilang saat duduk di pangkuanku. Dia menyalakan tivi dan memilih channel yang menayangkan komedi.
1084.2K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 2.4K Vezes como magic coffee
Ler
+Biblioteca
Hatiku Tertawan Mafia Tampan

Hatiku Tertawan Mafia Tampan

Pintu masuk utama menjulang tinggi, terbuat dari kaca hitam dengan aksen besi berukir, memberi kesan mewah sekaligus mengintimidasi. Atapnya berwarna hitam pekat, kontras dengan dinding terang di bawahnya, semakin menegaskan aura misterius dari tempat ini. Lampu-lampu kecil berjajar di sepanjang atap, menerangi mansion dengan cara yang halus tetapi tegas—seolah menunjukkan bahwa siapapun yang masuk harus tunduk pada kekuatan yang bersemayam di dalamnya.
10847 visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 28 Vezes como magic coffee
Ler
+Biblioteca
Menikahi Mafia Mesum

Menikahi Mafia Mesum

umpat seorang pria yang berjalan terpincang-pincang, sebab kakinya terkena timah panas yang ditembakkan oleh musuh-musuh yang masih mengejarnya. "Cepat cari lagi! Malam ini kita harus menemukannya!" seru salah seorang pria yang memimpin kawanan mafia itu. "Sejak lama dia sudah ditargetkan oleh Tuan Max. Sangat susah mendapatkan kesempatan seperti ini lagi. Maka dari itu, malam itu kita harus memburunya sampai dapat!" imbuh pria itu menyemangati anak buahnya yang lain. "Cari ke sana!" suara kawanan para musuh pria itu semakin mendekat.
102.9K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 107 Vezes como magic coffee
Ler
+Biblioteca
Kualihkan Harta Saat Suamiku Tak Setia

Kualihkan Harta Saat Suamiku Tak Setia

Ucapku lirih. “Cafe Mafaza menyediakan berbagai menu. Menu andalan aneka macam kopi. robusta, torabika, cappuchino, americano. Promo beli 2 cup gratis 1. Ada banyak snack juga. French fries, roti bakar, pohong keju juga ada. Ada lalapan ayam krispi dan ayam bakar. Silahkan. Gak nyesel deh.”
1070.9K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 1.8K Vezes como magic coffee
Ler
+Biblioteca
Magical!

Magical!

Terluka parah karena cintanya. ' Bila memang hatimu untuk aku, salahkah ku berharap? Berharap kau memilih diriku ' Macchiato miliknya dingin. Tidak ada lagi kehangatan dari kepulan abu itu. Ia masih bisa meminumnya. Cukup enak dan pantas untuk lidahnya. Lagipula kopi ini tidak lebih dingin dari hatinya. Ia kehilangan matahari. Apalagi yang dia harapkan selain gelap dan lembab?
102.0K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 53 Vezes como magic coffee
Ler
+Biblioteca
Menjadi Madu

Menjadi Madu

kataku pada Ustadz Mirza. "Kenapa?" "Aku bau asap," jawabku lirih. "Bau asapnya, nanti di surga jadi bau kasturi, karena bau asapnya ini untuk ibadah masakin sarapan suami," kata Ustadz Mirza. Ma Sha Allah aku tidak menyangka jawaban Ustadz Mirza begitu menentramkan jiwa. Apalagi jawaban itu ditambah dengan senyumnya yang begitu manis, dan menyejukkan hati.
108.2K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 163 Vezes como magic coffee
Ler
+Biblioteca
Let's Play With Me

Let's Play With Me

sapa barista di kedai itu. “Akhir- akhir ini aku sangat sibuk,” jawab Cora sambil tersenyum. “Sekarang aku mau mencoba Caramel Coffee saja.” “Baiklah.” “Aku americano tanpa gula,” kata Max menyebutkan pesanannya. “Siap bos!” sahut barista itu. “Bos?” tanya Cora sambil menatap heran Max. “Ini kedai milik ayahku. Ayo duduk.” Max menggandeng tangan Cora mengajaknya duduk.
107.5K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 241 Vezes como magic coffee
Ler
+Biblioteca
Menjadi Tawanan Mafia

Menjadi Tawanan Mafia

Dia segera menyiapkan minuman yang dipesan Selena. “Kau ingin camilan? Dessert yang berbahan dasar coklat dengan mojito adalah perpaduan yang akan membuatmu merasa lebih baik,” sarannya. “Baiklah, aku akan mencobanya.” Selena tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
1067.0K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 2.7K Vezes como magic coffee
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
456789
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status