Terjerat Cinta Dosen Baruku
Zayn melepaskan Leena perlahan, lalu menegakkan postur duduknya seakan tak terjadi apa-apa, meski raut wajahnya menyiratkan gangguan yang sangat kentara.
Saga refleks berdehem keras, ekspresinya bergeser canggung sekaligus penuh telisik. Ia melirik cangkir kopi yang masih mengepul, sebelum bergeser ke raut Leena yang sudah semerah kepiting rebus.
“Kayanya… saya mending balik ke toilet lagi aja apa ya?” tanya Saga dengan nada sarkas yang kental.
Zayn hanya merapikan kerah kaosnya dengan gerakan santai, lalu menatap Saga dengan sorot datar. “Nggak usah, Leena juga udah mau pergi, kan?”