Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Luka Cinta Aluna

Luka Cinta Aluna

batin Sindy, tersenyum melihat teman kerja yang sedang menertawakan dirinya. “Itu di depan ada pengunjung, kalian tolong ke sana,” Mega menghentikan tawa mereka. Sindy langsung berdiri sambil memperbaiki topi. Di susul Fira di belakangnya. Sebelum beranjak, Fira bersenda gurau dulu dengan Mega. Karakter Mega yang tegas dan perbedaan usia yang jauh, tidak membuat Fira segan.
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 465 kali sebagai majas sindiran
Baca
+Pustaka
Janda Muda (Indonesia)

Janda Muda (Indonesia)

Benar-benar berita panas! "Kamu pakai susuk apa sih, Nga? Sampai pak Saga saja naksir kamu?" tanya Miranda jengkel karena selama jam makan siang bosnya itu selalu berbicara pada Kenanga dan sama sekali tak merespon saat Miranda bicara. Padahal secara fisik Miranda juga cantik, seperti model majalah. Masih single pula. "Gak semua orang pikirannya kotor kayak kamu, Mir! Hari gini pakai susuk?" sahut Heni sambil membaca laporan perencanaan.
9.9142.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai majas sindiran
Baca
+Pustaka
Cincin siapa di Jari suamiku

Cincin siapa di Jari suamiku

jawab Mas Indra sambil tersenyum sinis. "Hmm, salam kenal," balas Mas Radit. "Pantaskah Nadira tidak berjodoh denganmu, rupanya sikapmu yang tak sopan ini membuat wanita tak tahan," balas Mas Radit dengan senyum lebar. "Hei!"
1030.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 709 kali sebagai majas sindiran
Baca
+Pustaka
Pengkhianatanmu Awal Kebahagiaanku

Pengkhianatanmu Awal Kebahagiaanku

Dinar Dinar salah satu teman sekelas ku ketika kuliah, dia seorang reporter. Aku lagi membayangkan, gimana yah reaksi dia jikalau perilakunya viral di dunia maya. Semoga kamu kuat, Ta dengan permainan cantikku ini. Seperti biasa nada pesan sms di gawai pipihku pun berbunyi ... [Eh Rinjani, jangan seenak jidat kau saja memecat orang]
1058.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai majas sindiran
Tampilkan Ulasan (2)
Baca
+Pustaka
hudzaqiputra
Dari segi cerita aku suka, padat ga bertele2. Penuh semangat. Untuk bagian dialog marah2, terasa sekali marah2nya, cuman giliran dialog memelas (contoh:Reno) kurang memelasnya, yaahh walaupun ceritanya cuman akting, tp kurang greget aja memelasnya, seperti asal ada aja.
Dwi Nella Mustika
Readers, kisah Viola beberapa part lagi akan ending. Dan, akan rilis SEQUEL seasson three, kira-kira kisah siapa yang aku angkat? Hmm ... jangan lupa pantengin terus ya ... yang jelas nggak kalah gelut dan menyayat hati pokoknya ...
Baca Semua Ulasan
Dendam Seorang Janda

Dendam Seorang Janda

bantah Mira sambil menyilangkan kedua tangannya. "Hehehe ya iyalah," tawa Budi, Mira mencubit paha Budi sehingga Budi merasa kesakitan Sabrina tertawa melihat orang tuanya saling bercanda. Budi menggoda Mira agar tidak kesal lagi. Tapi Mira masih marah dan malas berbicara dengan Budi. "Ibu sama Bapak kayak anak kecil aja sih," ucap Sabrina tersenyum. "Tuh Bapakmu menyebalkan," kata Mira.
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 350 kali sebagai majas sindiran
Baca
+Pustaka
SKANDAL PEWARIS CULUN

SKANDAL PEWARIS CULUN

Satria nampak kesal dengan tingkah Saras yang tidak tahu tempat itu,namun bukan Misha namanya jika tidak membalas. “Hal menyenangkan seperti memaksa orang lain mabuk maksudmu?” Sindir Misha, sedikit berjengit kaget saat merasakan tangan Zayden meremas pahanya sesaat. “Sudahlah Saras.” Joshua menengahi. “Jangan membuat kekacauan yang tidak perlu.”
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai majas sindiran
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

“Emang. . . dasar Selin.” “PA!” Mama makin kesal. Selin menyembul dari balik selimut. “Papa ngerti aku, tuh.” “Papa ngerti. Tapi bukan berarti Papa setuju, Lin.” Selin manyun. “Papa sudah capek ngomelin kamu,” lanjutnya sambil menyeruput kopi, “jadi Papa netral.” “Aku cuma butuh hiburan, Ma,” Selin menghela napas. “Kemarin stres.”
10700 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai majas sindiran
Baca
+Pustaka
PAPA MUDA

PAPA MUDA

Bahkan kedua pipi menghangat seketika menahan malu. Adrian tertawa puas mendapati seorang Alsaki Mahendra—pria yang punya kisah kelam bisa mengukir wajah cemburu. "Kalau jangan, makanya buruan! Urusan perasaan diterima atau ditolak itu nomor sekian, yang penting bisa ungkapkan kata," terangnya lagi masih terus menggoda dengan nada bahagia, meski hati sekejap panas sekejap dingin.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai majas sindiran
Baca
+Pustaka
Janda Kembang

Janda Kembang

Saras tersenyum sinis mendengar ucapan Reyhan, ia yang saat itu berpenampilan tomboi dengan celana jeans warna biru dengan kemeja warna kotak-kotak kecil warna biru dongker dan ujung kemeja itu ia ikat di atas perutnya, sedangkan rambutnya yang panjang dikepang satu. "Aku tak suka minta-minta," jawab Saras sambil berkacak pinggang dan menatap Reyhan yang ada di bawah. "Sombong!" "Aku memang sombong, jadi menjauhlah dariku, lagi pula aku seorang janda, apa kau tak jijik padaku? Aku lihat kemaren kau begitu jijik melihatku." "Maaf, aku kemaren hanya syok dengar kalau kamu seorang janda, itu saja."
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai majas sindiran
Baca
+Pustaka
JandA

JandA

ujar Jeffrey santai menanggapi. Wanita muda itu tersenyum dan tiba-tiba … "Aku Casandra. Bianca Jenny Casandra. Boleh aku tahu nama Anda, Tuan?" tanya wanita muda itu mengulurkan tangannya. Jeffrey lagi-lagi menurunkan buku yang sedang dia baca, dengan tatapan datar dia melihat ke arah wanita muda nan cantik itu dan berkata, "Nama yang indah untuk wanita cantik seperti Anda. Apa ada yang bisa saya bantu, Nona Bianca?"
105.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai majas sindiran
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status