Terpaksa Menikahi Om-Om
Syougo menenangkan sang kakak yang gugup.
"Tenan aja kak, lebih grogi lagi kalau udah nikah," Syougo tersenyum simpul.
Makoto sangat tampan dengan balutan tuxedo, rambutnya selalu rapi.
"Ayo kak, masuk jangan diem disitu aja," Syougo menggandeng tangan Makoto, sebentar lagi acaranya di mulai.
"Itu dia sudah datang. Tampan sekali ya?"