Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KUBELI KESOMBONGAN IPARKU

KUBELI KESOMBONGAN IPARKU

Aku pun segera mengangkat telepon darinya. "Halo, Nilam, kamu sedang bertemu dengan Dila?" tanya mama langsung menanyakan ke inti. "Iya, kok tahu, Mah?" tanyaku balik. "Kalau dia ngomong, jangan didengar ya, Nilam, wanita itu stress berat setelah tahu Gerry menghamili Calista." Mama mulai menjelekkan Mbak Dila lagi. Akhirnya aku punya inisiatif untuk mengaktifkan speakernya. Supaya Mbak Dila dengar sendiri ucapan Mama Desti.
9.7263.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.5K kali sebagai mama gila
Baca
+Pustaka
Takdir Sang Perawan Tua

Takdir Sang Perawan Tua

keluh Aprilia. “Jangan Maa.., Jangan. Vira nggak enak sama ibunya Gilang. Udah nggak kenapa Maa..., juga cuma nyapu. Pokoknya Mama jangan kuatir, karena Gempita yang banyak ambil kerjaan,” tutur Elvira menutupi keadaan di rumah Gilang.
1038.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai mama gila
Baca
+Pustaka
Di Ambang Gila

Di Ambang Gila

"Mari kita cari ibumu. Untuk benar-benar yakin." Dia memasukkan nama ibunya—Claire Vance—ke dalam mesin pencari. Ada beberapa hasil. Seorang Claire Vance adalah seorang akuntan di Oregon. Yang lain adalah seorang guru prasekolah yang sudah pensiun di Florida. Lalu, mereka menemukannya. Sebuah profil media sosial yang dikunci ketat, tetapi dengan foto profil yang jelas: seorang wanita dengan mata yang mirip dengan Elara, rambut dicat dengan warna cokelat hangat, tersenyum dengan sebuah anak anjing di pangkuannya. Lokasinya: Sedona, Arizona. Postingan terbaru adalah dari dua hari yang lalu—sebuah foto matahari terbenam dengan tulisan "Bersyukur untuk kedamaian dan teman-teman furry."
888 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai mama gila
Baca
+Pustaka
Menikahi Wanita Gila

Menikahi Wanita Gila

ucap ibunya, “Tidak perlu kau baca karena kau tidak akan mengerti dengan isinya!” “Mom, memangnya orang gila masih bisa membaca?” cibir Alicia, “Jangankan untuk membaca, melihat tulisan saja mana mungkin dia mampu.” Lirikan matanya saja sudah cukup menunjukkan kalau dia sedang menghina dan meremehkan adiknya. Elise tersenyum, “Katakan saja, orang gila ini memang tidak bisa membaca.” “Mommy dengar?” Alicia tertawa, “Sebaiknya tidak buang waktu. Jelaskan saja secara singkat, orang gila seperti dirinya diajak bicara pun tak ada gunanya.”
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai mama gila
Baca
+Pustaka
Permintaan Gila Adikku

Permintaan Gila Adikku

Akan tetapi dia tidak merasa marah. "Kenapa kamu bohong selama ini sama aku?" tanya Mika kemudian. Kali ini Noval menatap bingung ke arah Mika. "Bohong? Kapan aku bohong?" tanyanya kemudian. "Ya soal ini." Mika menunjuk ke bawah. "Pernah aku mengatakan kalau papa dan mama aku gelandangan?" tanyanya kemudian dan melihat iatrinya itu menggeleng.
1028.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 665 kali sebagai mama gila
Baca
+Pustaka
Perempuan Gila

Perempuan Gila

"Iyaa... dan masih banyak lagi—tapi pas selesai main, Lucy enggak muncul-muncul, Mami..." "Kenapa enggak segera kasih tahu, Mami?" Bu Allena menaikan volume suaranya yang membuat tubuh anaknya menciut. "Ta-takut Mami marah... maaf, Mami," jawab Giselle ragu dengan suara setipis angin. Bu Allena menghempaskan napasnya kesal, sebelum menatap Lucy, anak bungsu yang tengah dipangkunya.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai mama gila
Baca
+Pustaka
Penawaran Gila Suamiku

Penawaran Gila Suamiku

Peringatnya pada lelaki berparas tampan khas italia, namun memancarkan kesan bocah tengik, apa lagi tatapannya kala merespon peringatan sang kakak tertua. "Cih. Harusnya tidak perlu repot-repot menguburkan pak tua itu tinggal buang saja ke sungai." cetusnya malas-malasan. "Kal!" Kini wanita berambut blounde yang menyahut. "Bisa berhenti kalian." Wanita tua yang di panggil Mama oleh orang-orang itu angkat bicara membuat keadaan hening seketika. "Oke, oke. Aku akan menutup mulutku." Kalendra menatap ibunya malas.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai mama gila
Baca
+Pustaka
Istri Pilihan Mama

Istri Pilihan Mama

Mendengar kata-kata yang diucapkan oleh istrinya, Guntur menatap sinis pada wanita yang telah menemaninya selama lebih dari seperempat abad lamanya dan memberinya dua orang putri. "Ternyata benar, aku menikahi seseorang yang salah selama puluhan tahun lamanya. Aku menikahi wanita gila harta yang miskin hati. Apa kamu nggak pernah sadar kenapa semua ini bisa terjadi?" Guntur menatap nyalang. "Apa maksudmu, Pa? Kenapa tiba-tiba Papa menyalahkan Mama dan mengatai Mama seperti itu? Mama salah apa?" Debora kebingungan.
9.833.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai mama gila
Baca
+Pustaka
Ternoda sebelum Malam Pertama

Ternoda sebelum Malam Pertama

Hatinya dibuat terombang-ambing, dengan dua keinginan yang berbeda dari mereka. "Nggak, Mama bohong. Mama ingin Papa lekas mati dari dulu. Aku bukan anak kecil, Ma. Aku bisa melihat semuanya. Kalian saling membenci dan terus saling menyakiti. Tak apa jika Mama tinggal, tapi biarkan aku pergi. Aku anaknya! Aku darah dagingnya!" Suara Kalila tinggi dan menekan beriringan dengan tangisnya. "Sudah cukup!" Ghaza berusaha menengahi.
1023.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 649 kali sebagai mama gila
Baca
+Pustaka
Mungkinkah, Aku Gila

Mungkinkah, Aku Gila

Maka Maha Suci Allah Pencipta Yang Paling Baik. "Bu, jadi di dalam perut ibu dulu tidak langsung berupa seperti Yahya ya?" tanyanya. "Iya sayang, ada tahapannya seperti yang dijelaskan dalam Al-qur'an." "MasyaAllah sungguh kuasa Allah Ta'ala sangat luar biasa ya bu, tidak ada satu makhluk yang bisa menyerupai," ***
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai mama gila
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status