MANT(en)AN
Aku bertanya, lalu membaringkan tubuhku pada beberapa buah meja persegi yang berderet menyatu, cukup untuk ukuran tinggi tubuhku.
“Gue Risna.” Perempuan bernama Risna ini pun mengacungkan tangannya padaku yang sedang berbaring lemah. “Eh, gue lupa. Nggak salaman juga nggak apa-apa.” Risna menarik tangannya lagi karena menyadari kalau aku masih kesulitan menggerakkan tubuhku.
“Gue Jaya,” balasku singkat.
“Eh, gue penasaran, nih. Lo kenapa bisa berurusan sama anak-anak berandal SMA sebelah?”
Bab Populer