AKU ISTRIMU MAS!
“Mas... maafkan aku. Aku ingin pulang kepelukanmu sejak lama, tapi aku—aku takut.”
“Takut apa?” tanya Bara, pelan.
“Takut Mas sudah melupakanku... atau bahwa aku tak akan dikenali lagi.”
“Mustahil aku lupa.” Bara menjawab tanpa ragu. “Sekalipun waktu membuatmu berubah... hatiku tidak pernah salah mengenalmu.”
Bayu memejamkan mata, menggenggam jemarinya erat-erat. Ia ingin berteriak, ingin membongkar segalanya. Tapi ia tahu, belum saatnya. Belum.
인기 회차