Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku menolak ending novel ini!

Aku menolak ending novel ini!

Matanya terus mencari-cari sesuatu di antara semak-semak. Tiba-tiba, matanya tertuju pada sebuah tanaman merambat yang menggantung di pohon besar. Di sana, terdapat buah-buah bulat berwarna merah cerah dengan sisik-sisik halus di kulitnya.
534 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai mata merah berurat
Baca
+Pustaka
Suntik Aku, Mas Dokter!

Suntik Aku, Mas Dokter!

Dia mengeluarkan miliknya yang sudah menegang sempurna sejak tadi. Ukurannya besar dan tebal, jauh melebihi ukuran Doni. Urat-urat halus terlihat menonjol di sepanjang batangnya. Kepala bagian atasnya terlihat merah dan basah oleh cairan pre-cum. Amara membuka matanya dan melihat pemandangan itu. Matanya membelalak. Ukuran itu mengintimidasi, tapi di saat yang sama, membuatnya semakin bergairah. Dia menelan ludah.
1099.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai mata merah berurat
Baca
+Pustaka
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

Seluruh urat tubuh He Sura membengkak, ia merasakan adrenalin dan kondisi fisik tubuhnya mulai mengalami perubahan. Dimana saat ini tubuh surga tirani tingkat 1 (Surga) miliknya yang telah ia aktifkan sebelumnya, yang membuat warna tubuhnya berubah menjadi warna merah, mulai mengalami perubahan. Craaaak..... Kulit tubuh He Sura yang berwarna merah perlahan mengalami keretakan, dan mulai menunjukkan stimulasi warna keemasan dari keretakan itu.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai mata merah berurat
Baca
+Pustaka
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Merah berarti berbahaya. Aku memandangi layar besar itu. Hampir seluruh peta Indonesia berwarna hijau lembut, tapi di pojok timur, Samarinda, Balikpapan, dan pelabuhan Nusantara, ada titik-titik merah yang berdenyut perlahan. Seolah luka kecil yang belum sempat mengering. “Bagus, ya?” Suara lembut datang dari belakang. Seorang pria berjas abu-abu, berkacamata tipis.
704 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai mata merah berurat
Baca
+Pustaka
Legenda Dewa Racun

Legenda Dewa Racun

Sembilan ekor besar menjuntai dan berayun liar di belakangnya, masing-masing bergerak seperti cambuk raksasa yang mematikan. Bulunya tebal, berwarna perak gelap dengan gurat merah menyala di sepanjang punggungnya. Tapi yang paling mencolok adalah matanya yang menyala merah menyala, seolah dipenuhi amarah dan kebencian yang membara. Bang!
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai mata merah berurat
Tampilkan Ulasan (2)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Murlox
Baca juga novel "Rainkarnasi Jiwa Pengembara: Kehidupan setelah 10000 tahun" Menceritakan sosok jiwa pengembara dari bumi yang telah hidup ribuan tahun lamanya di dunia kultivasi sebagai sosok roh gentayangan. Sampai akhirnya waktunya untuk hidup kembali pun tiba....
Baca Semua Ulasan
Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang

Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang

Beberapa saat kemudian, David melihat sebuah danau kecil muncul di depan. Di atas sebuah pohon di tepi danau, menumbuhkan buah sebesar kepalan tangan. Kulit buahnya berwarna merah terang dan samar-samar masih bisa terlihat pola berwarna keemasan di permukaannya. David mengenalnya. Itu adalah Buah Awan Merah berpola emas, yang mengandung energi unsur matahari murni yang sangat kuat, bahkan bisa disebut sebagai obat penyembuh luka tingkat tinggi.
9.1802.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27.3K kali sebagai mata merah berurat
Tampilkan Ulasan (84)
Baca
+Pustaka
Sidartha Tung
Penulisnya seperti ganti orang. Sejak bab 1157 ceritanya mulai ngaco dan semakin kesini semakin ngaco. Alur cerita ngaco ga nyambung, power level ngaco pula. Makin dibaca makin bad mood jadinya. Penulis baru goblok, minimal baca dulu cerita sebelnya yg lengkap biar nyambung bikin ceritanya, OON!!
InZoe
Kakaknya updatenya satu2 bab/hr, tp setiap brp minggu sx langsung brp puluh bab yg d update dlm 1 hr. saran aja sih ka, mending di bikin sehari brp bab. misalnya 5 bab/ hr tp konsisten. ada sih d sblh yg tiap hr 15 bab. emg sih pas update byk bab kita puas bgt bacanya. tp pas satu2, kitanya kesel.
Baca Semua Ulasan
Kerah Baju Bernoda Merah

Kerah Baju Bernoda Merah

Tidak sabar menikmati masakan istri tercinta. Rani tersenyum geli melihat tingkah suami lalu menunduk. Pandangan Rani teralihkan ke noda merah di kerah kemeja Adi. "Apa ini?" Rani meraba bekas merah yang menempel di kerah pakaian Adi. "Ini 'kan? Astagfirullah, tidak mungkin!" Rani tidak berhenti menggosok bekas merah itu dengan kasar. Rani terduduk lemas di atas lantai. Tangan dan bibir Rani bergetar dengan wajah mendadak pucat. Memejamkan mata diiringi keringat dingin membasahi seluruh tubuh.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai mata merah berurat
Baca
+Pustaka
CEO Galak, Cintai Aku!

CEO Galak, Cintai Aku!

“Muka Mbak merah banget. Mbak sakit? Demam? Mau saya ambilkan obat?” Kalimat itu membungkam Mentari. Dia buru-buru menggeleng dan tertawa yang dipaksakan sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. “Err, udara hari ini cukup panas, jadi mungkin karena itu muka saya jadi merah.”
109.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 290 kali sebagai mata merah berurat
Baca
+Pustaka
Mata Ketiga

Mata Ketiga

Sementara itu, Pak Kromo yang juga tidak melihat apa-apa, ikut ke halaman rumah menuju ayah Lydia. “Ada apa pak? Kenapa anak saya ketakutan seperti itu??” tanya ayah Lydia. “Kata anakmu, di atas bapak itu ada bayangan makhluk bermata merah .....” jawab Pak Kromo. Keduanya kompak mendongak ke atas. Tidak terlihat apa-apa di atas mereka. Hanya batang, ranting, dan daun mangga yang tertiup angin kecil. Namun, keanehan segara terasa. Ayah Lydia dan Pak Kromo merasakan angin yang berhembus terasa hangat dan semakin kencang.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai mata merah berurat
Baca
+Pustaka
Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang

Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang

Mata monster itu menyala merah seperti bara api neraka, menatap kerumunan dengan tatapan lapar. Sayap Roc mengepak tanpa suara, menciptakan angin yang membawa bau belerang dan kematian. Setiap gerakan sayapnya membuat kabut tipis berputar di sekitarnya, menciptakan efek visual yang menakutkan.
9.720.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 740 kali sebagai mata merah berurat
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Alam. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam Atas, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Jimmy Chuu
Meskipun membaca buku ini bisa menjadi buku mandiri, namun Lore dari kisah : Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang adalah : 1. Warisan Artefak Kuno 2. Pewaris Kultivasi Iblis - Raja Kelelawar Hitam 3. Dari Penguasa Kegelapan Menjadi Raja Pedang
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status