Sekretaris Adalah Maut Penghancur Rumah Tangga
"Bu Alicia, ini adalah formulir persetujuan donasi jenazah. Mohon tanda tangan di sini."
Alicia menatap lembaran kertas tipis yang tergeletak di hadapannya. Tangan yang memegang pena sedikit gemetar.
Petugas itu menangkap keraguannya dan berkata dengan penuh pengertian, "Donasi jenazah memang keputusan yang besar. Kalau berubah pikiran di saat-saat terakhir juga hal yang wajar. Anda bisa pulang dulu untuk berdiskusi dengan keluarga sebelum memutuskan ...."
"Sudah saya tanda tangani."
Alicia tersenyum pahit.
Keluarga.
Baginya, kata itu terasa begitu mewah. Bagaimanapun juga, hati suaminya sudah tidak ada lagi padanya.