Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta CEO dalam Jebakan

Cinta CEO dalam Jebakan

Tubuhnya mulai berdenyut-denyut tak nyaman. “Apa yang salah dengan diriku?” Tiba-tiba, ponsel Max kembali memanggil. Dalam sekejap, ia membaca pesan yang baru masuk dari si peneror. “Itu adalah obat perangsang paling ampuh. Jangan coba-coba melawan! Jantungmu tidak akan kuat.”
10111.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai maximus obat
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Pixie
Setelah ini, akan ada beberapa bonus cerita tentang kerempongan Max Gaby sebagai orang tua. Lalu, Pixie bakal diskusi dengan editor apakah cerita ini layak untuk dilanjutkan ke season 2. Jika disetujui, Pixie bakal menceritakan tentang CEO baru dan sekretarisnya.
aainza931
i love max and Gabriella,, terimakasih untuk penulis yg telah menuliskan kisah sebagus ini,, bnyak pesan di dalamnya,, tentang kekuatan, kesabaran, kebersamaan, dan ketulusan. sy berharap suatu saat kisah ini dapat diangkat menjadi film yg sukses,, semangat terus untuk sang penulis yh...
Baca Semua Ulasan
GADIS LUGU TAWANAN SANG TIRAN

GADIS LUGU TAWANAN SANG TIRAN

Max mencium sesuatu yang sangat familiar untuk hidungnya. "Tunggu tuan," cegah Max pada yang lain. Moksov mengerutkan keningnya bingung begitu juga dengan Farkan. "Ada apa Max?" "Siapa yang memasak ini semua?" Kepala pelayan juga menatap Max dengan bingung karena selama ini tak pernah ada masalah dalam makanan Farkan. Max berdiri dan mencari bau yang dia sangat hapal sekali. Di dunia bawah, Max lah yang meracik beberapa obat obatan dan juga racun yang sering di pesan oleh klien Moskov.
1012.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 459 kali sebagai maximus obat
Baca
+Pustaka
Penyesalan Suami Miliarder

Penyesalan Suami Miliarder

“Kamu tidak boleh stress, biar air susumu tidak seret.” “Iya, ma.” Grace menjawab dengan lemah, ia berusah untuk tersenyum. “Melihat kondisi Nyonya Grace saat ini, dia bisa pulang setelah perasaannya tenang.” Doter itu memberitahu. “Ini resep obat yang harus ditebus. Jangan lupa untuk diminum setiap hari.” Pria itu mengulurkan sebuah kertas berisikan resep obat. “Apa ini obat paling mahal? Aku hanya ingin obat yang terbaik untuk putriku.” Robin bertanya memastikan.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai maximus obat
Baca
+Pustaka
FIORE

FIORE

kata Iris, mengedipkan matanya. Aria memperhatikan mereka dari kejauhan. “Hei, Max... ” Aria memanggil Max dengan suara pelan dan hati-hati. Max menoleh ke arahnya tanpa mengatakan apapun, dengan satu alis terangkat dan raut wajah bertanya-tanya. “Apa kau sudah mencoba obat yang Iris buat?” Max mencoba mengingat-ingat, sebelum ia berkata, “Ya, beberapa hari yang lalu Iris memberikan satu botol kecil obat yang ia buat sendiri. Ia juga bilang kalau itu untuk mengobati luka ringan.”
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai maximus obat
Baca
+Pustaka
Terperangkap Gairah Liar Mantan Atasan

Terperangkap Gairah Liar Mantan Atasan

Itu artinya waktunya Nyonya Maximus makan dan minum obat. Seperti biasa, Angelica sudah duduk di samping wanita paruh baya itu, menyuapinya pelan-pelan dengan bubur hangat yang sudah disiapkan oleh dirinya sendiri. Teksturnya tidak terlalu padat, karena Nyonya Maximus hanya mampu menelan makanan yang lembut sejak menderita stroke berat. Bubur itu tidak sekadar karbohidrat. Di dalamnya sudah tercampur protein dari ayam dan ikan yang diblender halus, beberapa jenis sayuran, dan juga suplemen tambahan yang ditakar oleh ahli gizi keluarga.
10107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai maximus obat
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Tuan Muda Kaya Raya

Bangkitnya Tuan Muda Kaya Raya

“Paman, aku punya obat penenang. Mungkin bisa mengurangi rasa sakitnya.” Dengan sigap Landy melakukan apa yang diperintahkan. Ia menemukan obat itu dan memberikannya pada Max. 5 menit setelah itu, Max akhirnya merasa lebih tenang. Tak lama kemudian dokter datang dan memberikan obat yang tepat. Sementara Max beristirahat di kamar, Landy dan sang dokter membahas kondisi majikannya. “Benar Afrodisiak, Dokter?” tanya Landy geram.
1019.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 616 kali sebagai maximus obat
Baca
+Pustaka
Setiap Malam, Paman Suamiku Membelaiku

Setiap Malam, Paman Suamiku Membelaiku

Sepasang alis tebal Maxim mengerut saat ia menemukan botol kecil berisi obat penunda kehamilan. Maxim tidak senang dengan hal ini. Karena ia ingin Marieana hamil anaknya. Baginya, hanya itu satu-satunya cara ia bisa melindungi Marieana sekaligus membuat gadis itu tetap bersamanya dan diam di sampingnya. "Obat ini..." Maxim membuka tutup botol obat itu dan meraih segelas air di atas meja tersebut. Ia menuangkan obat-obatan itu ke dalam segelas air di hadapannya tanpa sisa.
1069.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai maximus obat
Baca
+Pustaka
Suami Rahasia Sang Bintang

Suami Rahasia Sang Bintang

lanjutnya dengan suara yang penuh kemarahan. Renata, yang kini merasa benar-benar terpojok, mencoba tetap tenang. Ia tersenyum samar dan berkata dengan lembut, "Aku menemukan obat untuk alergimu, Max. Kalau kau mau, aku bisa—" Namun, Maximilian tak memberinya kesempatan untuk melanjutkan. "Aku tidak butuh!" potongnya tajam, tatapannya tak lagi memandang Renata sebagai seseorang yang berarti.
1013.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 512 kali sebagai maximus obat
Baca
+Pustaka
BUKAN OB BIASA

BUKAN OB BIASA

Tanpa malu-malu, Nala menjawab sambil tersenyum jahil, "Itu obat kuat, kak. Biar kakak kuat melayani mas Adam semalam suntuk." Nadya tersedak dengan mata terbelalak. Ia tidak percaya adiknya akan memberikan obat seperti itu padanya. "Dek, kamu?" Teriak Nadya dengan wajah memerah, malu. Nala tanpa merasa bersalah, justru menunjukkan kode bercinta dengan jarinya, "Kakak, semangat!" Nadya cemberut dan coba bicara dengan ayahnya, "Pa, lihat kelakuan Nala, tuh! Masa Nadya dikasih obat kek ginian!"
9.1171.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.7K kali sebagai maximus obat
Baca
+Pustaka
Semakin Red Flag Semakin Cinta

Semakin Red Flag Semakin Cinta

Max, Qey serta Raia. ”Lama banget, beli obat apa sih lo?” Max langsung menyerbu dengan pertanyaan ketika Giandra baru saja masuk ke dalam mobil. “Beli vitamin,” jawab Giandra lesu. ”Terus, mana vitaminnya?” Max tidak melihat Giandra membawa apa-apa. “Nggak ada, katanya habis.” ”Kalo habis lo ngapain bisa selama itu?” ”Gue nanya vitamin lain.”
920.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 421 kali sebagai maximus obat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status