Terikat Denganmu
Kayulla Rielladendam membara sang dokterdi atas ranjang dokter 21 tamatpingsan tapi masih sadardokter sabar
Mendengar itu, Lucia langsung mengerucutkan bibirnya lucu, tapi sedetik kemudian dia nekat memeluk Kayulla dengan erat.
Tubuh Kayulla menegang, ini pertama kalinya Lucia memeluknya.
Lucia meneggelamkan wajahnya ke perut Kayulla, menghirup dalam-dalam aroma green tea yang memang menjadi ciri khas Kayulla.
"Terima kasih…" bisik Lucia lembut di pelukannya. "Kau datang tepat waktu."
Kayulla menatap kosong ke depan, dia tidak tahu harus bagaimana. Ingin menjawab, tapi yang keluar dari bibirnya hanyalah gumaman lirih "Kau terlalu bodoh untuk hidup di dunia ini."
Beliebte Kapitel