Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BERCINTA DENGAN HANTU

BERCINTA DENGAN HANTU

Ucap Ninik penuh kasih, dia tolah-toleh melihat sekeliling, dimana ibuknya berada, di lihatnya induknya di kejauhan sedang mengamati anaknya yang digendong Ninik MEONG_MENONG kucing itu mengeong keliahtannya mencari induknya, Ninik ingin membawanya pulang, tapi Kucing sekecil ini masih butuh induknya, dia belum bisa merawat kucing dengan usia yang masih sangat kecil, belum punya ilmunya,
9.882.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai meng kucing
Baca
+Pustaka
Thai Qu Cing Si Anak Kotoran 2 [Penyembuh yang Terkutuk]

Thai Qu Cing Si Anak Kotoran 2 [Penyembuh yang Terkutuk]

​PRANGGG! ​Pecahan kaca berhamburan bagai hujan kristal memantulkan cahaya obor. Dari celah atap yang hancur itu, seekor kucing putih berbulu lebat melesat turun dengan kecepatan kilat. Di udara, cahaya hijau zamrud meledak menyilaukan mata. Wujud kucing itu memudar, digantikan oleh sesosok wanita jelita berambut perak dengan sepasang mata hijau yang menyala penuh amarah keibuan. ​Itu adalah Miao Meng. Ratu Siluman Kucing terakhir.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai meng kucing
Baca
+Pustaka
The Present Of Love

The Present Of Love

Angga pun bergelayut manja seperti kucing yang sedang menunggu diberikan makan oleh ibunya. “Dasar si mesum!”
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 372 kali sebagai meng kucing
Baca
+Pustaka
Istri Sah CEO

Istri Sah CEO

ucapnya nyelekit lagi, rasanya ingin kulempar sayur kangkung ini ke mukanya sekarang juga. "Nah bener kamu sayang. Masakan Zahwa ini memang cocok untuk kucing tetangga!" balas Mama mertua membuat rasa sesak didada hadir kembali. "Kamu memang anaknya paling mengerti tante sayang, terimakasih ya? tante makan dulu!" jawabnya lagi dan aku disini layaknya menjadi seorang pendengar dan penonton setia kehangatan mereka berdua.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai meng kucing
Baca
+Pustaka
Istri Dadakan si Dosen Tampan

Istri Dadakan si Dosen Tampan

Adik kecilku itu mengangguk-angguk paham. Begitu mobil mulai melaju, Elizha yang duduk di jok tengah bersama Naila dan Bina pun kembali bertanya. “Kak, kenapa kucing suka menjilati dirinya sendiri, apa mereka lagi mencoba mandi pakai lidah?” ‘Astaga. Ini anak pertanyaannya ngawur semua?’ ‘Segala macam kucing diingat juga.’ “Ya ampun, bocah pertanyaannya mirip-mirip quiz matematika,” gerutu Mas Ezar.
9.991.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai meng kucing
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
.*_Sofea_*.
ceritanya bagus banget. tapi sedikit kecewa kernanya gak sempat lahir anak mereka berdua. aku penasaran banget pengen tau anaknya cowok apa cewek. sama anaknya si vina juga. tapi apakan nasib ceritanya udah sampai ke endingnya.
Sofiana Agustina, S.ip
ceritanya bagus, lucu, seru, asyik. suka deh. semoga ceritanya ga dipanjang2in, diputer2, dimasukkan cerita yg tdk perlu dan ditambah2 trus tokoh/karakternya. krn kalo maksa dipanjang2in gak ketemu2 ujungnya dan nambah2 karakter trus, kadang bkin males dan memilih ut berhenti baca ditengah jalan..
Baca Semua Ulasan
Istri Rahasia Kepala Sekolah

Istri Rahasia Kepala Sekolah

Tangannya terulur dengan cakar yang menjulur ingin menangkap ikan. “Meng! Meng!! Meow!” seru Malati memanggil kucing gemoy itu. Kucing itu pun seolah mengerti bahasa Malati. Ia langsung berjalan menghampirinya. Malati pun menyerahkan sisa ikan di piringnya pada kucing itu.
1041.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 838 kali sebagai meng kucing
Baca
+Pustaka
Sadena

Sadena

"Iya. Miaw kenapa?" Kucing itu tiba-tiba melompat naik ke pangkuannya. "Eh, miaw mau apasih?" Kucing itu malah mengenduskan kepala ke dada Selin. "Miaw," cicitnya. Selin tidak mengerti ucapan kucing tersebut, namun ia merasa, kucing itu tahu kalau dia sedang bersedih. "Gue lagi sedih, cing," ungkap Selin. Seolah kucing tersebut akan mengerti ucapannya. Selin mengelusi kepalanya. "Dan kucing tau nggak? Kucing garong yang bikin gue sedih."
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai meng kucing
Baca
+Pustaka
The Werewolf's Bride

The Werewolf's Bride

Kucing itu mengalihkan tatapannya. "Barusan kau bilang sial, kucing sialan." "Meng!" kucing itu meninggikan suara seolah marah. "Sialan. Sial. Dasar sial." umpat Liora. "Meng!!" entah kenapa Liora merasa kucing itu sedang menegur Liora. "Hah. Kau. Kan. Bisa. Bicara." ucap Liora penuh penekanan.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai meng kucing
Baca
+Pustaka
Wanita Lain di Dalam Rumah Tanggaku

Wanita Lain di Dalam Rumah Tanggaku

“Meong!” Kucing itu mengeong lagi seolah menjawab pertanyaan Mahendra bahwa dialah pelakunya. Kucing belang tiga itu menatap Mahendra dengan tanpa dosa lalu berjalan melewatinya. Kucing jantan itu berjalan menuju dapur.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai meng kucing
Baca
+Pustaka
Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Ia tidak berlari, tidak mendesis, hanya diam dan menatapku lekat-lekat seakan penuh dengan tanya. Rasa penasaran menjalar di benakku. Aku menatap balik kucing itu, mempertanyakan sesuatu yang tak bisa kuutarakan dengan kata-kata. Lalu, sebuah pikiran terbersit—apakah aku juga bisa membaca pikiran kucing? Sejauh ini, aku hanya pernah membaca pikiran manusia, karena manusia memiliki bahasa yang bisa kutangkap dalam bentuk kata dan kalimat di dalam benak mereka. Tapi hewan? Mereka tidak memiliki bahasa seperti manusia.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai meng kucing
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status