Ibu Susu Bukan Pengganti
Wanita itu menggeleng keras dan berkata dengan sesenggukan, "Gak, itu nyata. Ak-aku tiap malam mimpi it-tu. Aku lihat di-a diambil orang, terus aku kejar tapi, aku gak pe-rnah bisa sampai. Orang itu semakin me-menjauh."
Denada kembali menangis tersedu-sedu. Pria itu ikut sedih melihat keadaan sang istri. Dia menghela napas dan mengangkat wajah wanita itu dengan kedua tangan lalu menatap matanya yang sembab.
"Kamu sudah mimpi ini berapa kali? Sepertinya sudah sering, aku saja tau kamu sudah ... sekitar, mungkin dua kali ya," tanya Emas dengan suara datarnya.