Misteri Menara Tanpa Nama
Ismail Fadillahbenda yang berwarna merahhanya bayangan ada di depankutetesan darah di lantaibangun tidur tiba tiba ada bekas cakaran
Setiap orang yang mengerti maksud Bagas akan segera menjauh dari kami, meskipun dengan perasaan yang tak puas.
Bagas menyelesaikan ringkasannya, sebelum semua orang berkumpul di ruangan itu, meski begitu sudah ada banyak yang mendengarkan pembicaraan kami. Aku tak keberatan sedikitpun dengan hal itu, jadi Aku akan diam tentang hal tersebut
“Yo, sepertinya kau menghilang cukup lama, ya! Dari mana saja kau selama ini pergi, Tuan Misterius?”
Tentu saja ada orang yang tak takut dengan ekspresi mengancam Bagas dan menghampiri kami, contohnya adalah Adrian.
人気のチャプター