Setelah Aku Kaya, Suamiku Mati Gaya
Ternyata dia pintar bersilat lidah, aku semakin yakin bahwa Chika adalah orang jahat.
Aku terdiam seketika, arah pandangan ini menatap papa mertua. Sebab setelah Chika bicara, dia benar-benar sinis. Aku rasa jika ada sanggahan pun tak akan didengar olehnya.
"Inggit, Papa nggak suka ya kamu kayak gitu. Walau bagaimanapun, kamu dinikahi Pram aku yang bujuk meskipun itu permintaan terakhir bapakmu, tapi kalau bukan karena rayuanku, tentu Pram tidak akan menikahimu," ungkap papa mertuaku di hadapan Chika membuatku menelan ludah dengan susah payah. Bagaimana tidak, Pak Satria yang aku kenal dulu berubah sangat jauh semenjak mamanya Mas Pram meninggal dunia, perlakuannya dominan membela Chika dan
Chapitres populaires