Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menuju Matahari

Menuju Matahari

“Tentunya kau sekarang tak berpikir bahwa jalan balik ke Gunung Wijil atau ke Kotaraja Pasir adalah satu pilihan yang pintar, bukan?” Candrakumala tak bisa menjawab. Seluruh kekuatannya hampir habis hanya untuk mencegah agar ia tidak buang air kecil dan sekaligus air besar di situ. “Sudah saatnya kau melupakan dan meninggalkan selamanya empuknya kasur Keraton dan hangatnya tubuh-tubuh tanpa busana semua perempuanmu di Kaputren. Sekarang takdirmu adalah di sini, bersamaku, Balung, dan para harimau lain. Dan seperti tadi kubilang, mulai sekarang namamu adalah Mong. Mong berarti harimau. Nanti kau akan menjadi harimau, sepertiku, seperti kami.”
9.526.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 603 kali sebagai montok bohay
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Kebo Rawis
GoodNovel beruntung sekali ada penulis sekelas Mas Wiwien yang mau ikut menyumbangkan karyanya. Salah satu harta karun di platform ini. Cerita yang sangat layak baca bagi siapapun yang paham bedanya karya yang benar-benar bagus dan berkualitas, bukan sekadar "bagus" karena statistik.
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang Promo y thor ! Pernah terbayangkan ngak ? kalau ada seorang pendekar dari JAWA DWIPA yg suka mengembara ke berbagai negeri & bertarung dg semua pendekar-pendekar hebat dari seluruh dunia. Pastinya pengembaraan ini sangat menarik utk diikuti Ksatria Pengembara akan UPDATE TIAP HARI
Baca Semua Ulasan
Agent Bayangan

Agent Bayangan

Malam Dalam gedung Safety Mountain Entertainment, Kim terlihat sedang duduk di ruangannya, membaca dokumen 'Daftar Perusahaan Komersil' yang tergabung dengan perusahaan Parahiyangan Asri. Saat lagi asik membaca, Kim tiba-tiba dikejutkan! Seorang pria berjas hitam seketika membuka pintu ruangannya dan masuk tanpa permisi. Pria itu berlari menghadap Kim dengan nafas terengah-engah. “Tuan ... Tuan Kim! Gawat!” Wajahnya terlihat cemas. “Dai? Ada apa lari-lari?” tanya Kim heran. Ia mengangkat alis melihat ekspresi Dai yang tampak tegang.
1012.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 472 kali sebagai montok bohay
Baca
+Pustaka
Hayu

Hayu

tanya ibunya setengah mengejek Hayu. “Bu, Hayu itu Jojoba, Jomblo-jomblo bahagia, Bu, maafkan Hayu, jojoba ini, sudah mendapatkan panggilan dari big bos, mamanya Candra. Jadi Hayu tidak bisa menolak,” tutur Hayu pada ibunya.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai montok bohay
Baca
+Pustaka
Mata Ketiga

Mata Ketiga

Cyntia keluar dari rumah itu karena tidak ingin melihat atau mendangar sesuatu yang mengerikan. Sementara itu, Pak Bachtiar sudah bersiap melakukan ritual yang sudah diajari oleh Mbah Parjo. Sebilah keris sudah dicabut dari sarungnya, lalu Pak Bachtiar membaca mantra-mantra khusus yang dari secarik kertas. Tiba-tiba hawa di ruangan itu menjadi panas. Pak Bachtiar merasakan ada sesuatu yang memperhatikannya, tetapi tak terlihat. Itulah yang membuat bulu kuduknya berdiri.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai montok bohay
Baca
+Pustaka
Bosku, Mantanku!

Bosku, Mantanku!

Semoga. ***
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai montok bohay
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Sang Bayangan

Kebangkitan Sang Bayangan

“Kalau dia ada di sana, kita harus bergerak cepat. Ini mungkin kesempatan terakhir kita.” ### **Pertarungan Terakhir di Monako** Dengan waktu yang semakin menipis, Luca dan timnya menuju Monako. Vila yang disebutkan dalam dokumen itu terletak di atas bukit, dengan pemandangan indah ke arah laut. Namun, di balik keindahannya, vila itu dijaga ketat, seperti benteng kecil. Luca mengatur rencana dengan hati-hati. “Kita akan menyerang saat malam, ketika penjaga mulai lengah. Kita harus memastikan Isabella tidak punya kesempatan untuk kabur lagi.”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai montok bohay
Baca
+Pustaka
Atasanku Menggodaku

Atasanku Menggodaku

Aku kegirangan sampai mau melompat. "Ada satu hadiah lagi. Ini dari aku pribadi." Ben melemparkan sebuah kotak kecil padaku. Begitu aku buka dan lihat isinya, wajahku langsung merah! Ternyata isinya motor mini elektrik impor dari Negara Loka. Tulisan dalam bahasa nasional dan Bahasa Loka di kemasan menjelaskan keunggulan produk ini. Ada 12 mode getaran.
17.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 589 kali sebagai montok bohay
Baca
+Pustaka
Tinggal Bersama Bos Cantikku

Tinggal Bersama Bos Cantikku

"Berengsek." Monty berteriak dengan marah. Kemudian, dia kembali merapalkan mantranya dan menghilang. Detik berikutnya, dia muncul di sebelah kiri Babbitt dan menikam Babbitt dengan pedangnya. Dalam sekejap, Surya sudah bisa merasakannya. Surya mengangkat Pedang Naga Iblis di tangannya dan langsung menebaskannya ke arah Monty. Melihat hal tersebut, Monty hanya bisa menarik tangannya untuk menangkis serangan Surya.
9.9389.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.6K kali sebagai montok bohay
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status