Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Our Luna

Our Luna

pamit Chiara pada Januar. Setelah berpamitan, Chiara meninggalkan Januar sendirian ditempat itu.gadis manis itu berjalan tergesa gesa karena dikejar waktu. Ketika punggung Chiara tak terlihat lagi, Januar mengeluarkan ponsel seraya menekan kombinasi angka untuk menghubungi seseorang. Tak lama, panggilannya pun diangkat. “Sepertinya Moon Goddes sengaja mengujimu. Kurasa, ini akan jauh lebih sulit dari yang kita duga, bos. Karena sang Luna tak percaya akan keberadaan kita sebagai kaum werewolf.” Ujar Januar dengan serius.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai moon bin
Baca
+Pustaka
Cinta Untuk Sang Pendosa

Cinta Untuk Sang Pendosa

mereka berdua terus berbicara hal yang aneh-aneh. **** Bintang malam ini tidak sebanyak kemarin namun ada satu bintang yang begitu bersinar di langit malam. Tepatnya ia berada di sebelah bulan yang berbentuk sabit. Kata banyak orang, itu bukanlah bintang melainkan venus. Sepasang mata sedang melihat indahnya fenomena itu. “Ternyata bulan dan bintang bisa bersama ya,” gumam Nicha yang jelas terdengar oleh laki-laki di sebelahnya.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai moon bin
Baca
+Pustaka
Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Penuh harapan, hampir penuh kekaguman. “Mata Cassian,” jawab Leon bahkan sebelum aku bertanya. “Acaranya malam ini.” Aku berkedip. “Acara apa?” Dia mendekat, napasnya hangat di telingaku. “Setelah Purnama Bulan Perak, sebuah konstelasi muncul sejajar sempurna melalui lengkungan itu. Miro mendesain halaman untuk itu. Sekali setahun, konstelasi itu sejajar dengan tepat.”
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai moon bin
Baca
+Pustaka
OH DUDA

OH DUDA

"Terus sekarang ngapain bawa aku ke sini? Ada yang mau Mas omongin, atau apa?" "Coba lihat ke atas," kata Biru. Tentu saja Sakina refleks mendongak, ditatapnya bintang-bintang yang menghiasi langit. Bulan juga sedang purnama, sehingga menampakkan bulat sempurna.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai moon bin
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Mayor Bintang

Mengejar Cinta Mayor Bintang

“Ada apa, Bin?” Tidak langsung menjawab, Bintang hanya melihat kepada ibunya dengan wajah tegang campur bingung. “Bin, ada apa? Jangan bikin Mama panik. Ada apa Bin?” ulang Rahayu. “Ma ... Bulan ....” Bintang terbata, matanya mulai berkaca-kaca. “Bulan? Bulan kenapa, ,Nak?” “Bu—bulan ... Bulan hilang, Ma?”
9.52.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai moon bin
Baca
+Pustaka
Pewaris Kultivasi Iblis, Raja Kelelawar Hitam

Pewaris Kultivasi Iblis, Raja Kelelawar Hitam

Saatnya mengakhiri permainan Lin Zhao dan menghalangi rencana jahat mereka. Di luar kuil, bulan mulai naik, hampir penuh. Besok malam, bulan akan sempurna bulat, menyinari Hutan Kabut Ungu dengan cahayanya yang dingin Bersambung
1026.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 825 kali sebagai moon bin
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
Kedai ARYA
masih ingin membacanya tor, tapi mo gimana lagi updatenya aja kek males2an kadang sehari cmn 2 bab coba kl update itu minimal 5 bab per hari jd semangat bacanya, kl updatenya sedikit2 ya kita mo bacanya juga nunggu rapelan beberapa hari biar enak bacanya jd dpt alur cerita nya
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Istri Tuli Yang Kau Buang

Istri Tuli Yang Kau Buang

Bab 33 Tak mau kembali ke masa lalu Bulan purnama blue moon jatuh di, tanggal terakhir di bulan delapan, bersinar bersinar terang. Ada yang menganggap, fenomena langka ini sebagai pintu gerbang doa. Konon, tiap doa yang dipanjatkan akan mudah terkabul.
1021.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 643 kali sebagai moon bin
Baca
+Pustaka
Tumbal Bulan Suro

Tumbal Bulan Suro

Aku terperangah saat mendapati ternyata bagian bawah tembok tersebut berlubang, dan selama ini yang menutupinya hanyalah semen tiruan semata. "Tak usah banyak tanya, cepat keluar!" Seolah mengerti tanda tanya di kepalaku, Bi Aini kembali memberi instruksi. "Tapi Bi, bagaimana jika di luar aku bertemu dengan Mbah Sedan atau pengikutnya?" "Mbah Sedan tak akan keluar lagi, karena bulan suro sudah habis. Percayalah pada Bibi." "Oh, ya. Satu lagi, di perbatasan Desa nanti sudah ada Ustadz Arif dan Ibnu yang menunggu kalian."
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai moon bin
Baca
+Pustaka
Pendekar Pedang Bulan Sabit

Pendekar Pedang Bulan Sabit

"Wan~ah? Kemarilah, kita lihat pemandangan indah gunung Sobaek itu bersama-sama." Yeongwan tersenyum tipis. Ia datang menghampiri Bai Lu dan berdiri di sampingnya seraya mematap lurus ke depan ke arah gunung Sobaek itu. "Noona, sebentar lagi akan ada gerhana bulan." "Lalu, kenapa? Bukankah gerhana bulan itu bagus dan indah?" tanya Bai Lu bingung. Yeongwan menggelengkan kepalanya dan kembali menatap wajah Bai Lu dengan tatapan mata yang terlihat sedih.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai moon bin
Baca
+Pustaka
Ethernal Hopes Of The Moon

Ethernal Hopes Of The Moon

Udara malam begitu dingin, menggelayuti setiap pori-pori dan menyebabkan mereka saling beradu kekuatan. Aku menatap langit, serta hamparan luas lautan yang tampak begitu solid. Bulan yang masih dalam fase waxing gibbous meninbulkan pantulan cahaya yang seolah-olah sedang mengirimkan pesan padaku. "Duduk dan beristirahatlah, nikmati waktumu yang berharga."
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai moon bin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status