Mengejar Cinta Mayor Bintang

Mengejar Cinta Mayor Bintang

last updateLast Updated : 2026-07-14
By:  LV EdelweissUpdated just now
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
9.5
5 ratings. 5 reviews
112Chapters
2.3Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

​Anya, seorang mahasiswi keperawatan militer yang disiplin, telah lama memendam perasaan pada Mayor Bintang Dirgantara. Baginya, Bintang adalah sosok komandan sekaligus pria impian yang ingin ia miliki. Namun, harapan Anya hancur saat mendengar kabar bahwa Bintang akan segera menikah dengan Bulan, seorang dokter spesialis bedah yang dianggap semua orang sebagai pasangan sempurna bagi sang Mayor. ​Di tengah patah hati dan duka yang mendalam, Anya tetap mencoba untuk menerima kenyataan. Akan tetapi, tepat beberapa hari menjelang prosesi pernikahan militer yang megah itu, sebuah prahara terjadi: Bulan menghilang tanpa jejak, tak meninggalkan pesan atau informasi apapun. ​Keluarga besar Bintang panik sebab martabat sang Mayor berada di ujung tanduk. Di tengah kekacauan dan keputusasaan Bintang yang bingung antara mempertahankan harga diri atau membatalkan segalanya, Anya hadir. Dengan keberanian yang melampaui logika, Anya menawarkan diri untuk menggantikan posisi Bulan di pelaminan. ​Bagi Anya, ini adalah kesempatan memenangkan cintanya. Namun bagi Bintang, ini adalah semua hanya kesepakatan darurat demi menjaga nama baik keluarganya.

View More

Chapter 1

Bab 1

“Om, Bintang!” pekik Anya agak keras dari balik pintu ruang kerja pria yang ia panggil dengan sebutan ‘Om’ itu.

Anya merupakan gadis 20 tahun yang menyandang status sebagai mahasiswa jurusan Keperawatan di sebuah kampus Militer Angkatan Darat.

Ia mengangkat secarik kertas yang dibawanya sejak tadi, menunjukkannya pada Bintang, lebih tepatnya, Bintang Dirgantara, Mayor TNI Angkatan Darat di Kodim depan kampusnya.

Pria dengan seragam TNI lengkap yang sejak tadi fokus pada pekerjaannya itu langsung menoleh. Ia menghela napas dalam ketika melihat kehadiran Anya, seolah itu adalah sesuatu yang sama sekali tidak ia harapkan.

“Ada apa?” tanya Bintang singkat, nadanya dingin dan tajam seperti biasa, dahinya mengernyit.

Anya langsung melangkah masuk dengan penuh antusias. Ia meletakkan secarik kertas itu di meja kerja Bintang.

“Mau minta tanda tangan untuk surat pembinaan, Om,” kata Anya terus terang, ia bahkan mengedipkan satu matanya pada sang Mayor, membuat Bintang semakin mengernyitkan dahi.

Bintang menarik kertas itu dan membacanya sekilas. Ia tahu apa maksud dari surat pembinaan ini. Akhirnya, ia hanya bisa menghela napas kasar.

Dalam pendidikan Keperawatan militer, pembinaan ini adalah proses sistematis dan terintegrasi yang bertujuan untuk membentuk perawat yang profesional dan memiliki dua identitas—tenaga kesehatan dan prajurit.

Tujuannya jelas, untuk meningkatkan kedisiplinan serta menanamkan jiwa keprajuritan kepada calon tenaga keperawatan yang berada dalam lingkup militer nantinya.

Dan sebagai seorang Mayor yang sudah memiliki pengalaman dalam dunia militer, Bintang diminta untuk menjadi salah satu mentor pada pembinaan semester kali ini.

Sialnya, Anya juga terpilih sebagai mahasiswi bimbingannya. Menjadi pembina Anya, artinya mereka akan lebih sering bertemu dan berinteraksi.

Namun bagi Anya, tentu saja hal itu merupakan sebuah anugerah. Sebab, sejak pertama kali masuk ke sekolah militer ini, kurang lebih 3 tahun lalu, ia sudah jatuh hati pada Bintang.

Saat itu, Anya nyaris pingsan dan mencium tanah sebab dihukum hormat bendera di bawah terik matahari karena terlambat. Untungnya, Bintang datang tepat waktu dan berhasil menahan tubuh mungilnya.

Wajah tampan sang Mayor yang bagi Anya mirip seperti aktor drama ternama, Jo In-Sung, berhasil membuat dirinya terpana. Padahal, usia mereka terpaut cukup jauh, hampir 15 tahun. Bahkan status Bintang juga merupakan seorang duda, walau tanpa anak.

Tapi, semua itu bukan masalah bagi Anya.

Sementara bagi Bintang, ini jelas sebuah bencana.

Pria yang selalu dikenal dingin, tegas, dan tidak suka basa-basi itu pasti akan merasa sakit kepala terus-terusan jika harus menangani gadis tengil dengan tingkah segudang seperti Anya ini.

“Ayo, tandatangani suratnya, Om,” kata Anya dengan senyum lebar, seolah sangat menikmati takdir ini. “Aku yakin, ini salah satu tanda kalau kita memang berjodoh, Om.”

“Diam kamu,” tukas Bintang, sama sekali tidak ramah.

Namun, Anya masih terus menunjukkan senyum pasta giginya. Benar-benar mental baja gadis muda itu. Sudah diperlakukan tak ramah, masih saja kecintaan.

“Jangan galak-galak, Om. Kata orang, kalau kayak gitu nanti endingnya bisa jatuh cint—”

“Kalau tidak ada urusan lagi, silakan keluar,” potong Bintang cepat sembari menyodorkan kertas yang telah ia tandatangani.

Melihat tanda tangan Bintang sudah ada di kertas itu, Anya merasa semakin bersemangat. Ia bahkan nyaris melompat kegirangan, untungnya masih bisa ditahan.

***

“Melamun terus ....” Salah seorang teman datang dan langsung membuyarkan lamunan Anya.

“Apa sih? Ganggu aja.” Anya kesal karena Aurel-teman sekelasnya, mengusik dunia imajinasinya bersama Mayor Bintang.

“Kamu yang apa? Udah dapat tanda tangan pembina belum?” tanya Aurel.

“Udah, baru aja, makanya aku ngelamun. Eh, kamu datang, rusak deh semua imajinasiku.”

Aurel meraih kertas milik Anya dan melihat nama pembina yang tertulis di sana. “Hmm ... pantes,” serunya begitu tahu jika pembina Anya adalah Bintang.

Selama ini, Aurel memang tahu jika Anya begitu terobsesi dengan tentara yang satu itu. Ia bahkan sering bosan setiap kali mendengar Anya memuji-muji Bintang secara terus-menerus.

Namun ia juga tahu, Anya seperti itu karena tak pernah merasakan figur seorang ayah. Sejak kecil, Anya hanya hidup berdua dengan ibunya. Jangankan merasakan kasih sayang seorang ayah, tahu wajahnya saja tidak.

Sebagai seorang sahabat, Aurel hanya bisa memperingati Anya, jika Bintang itu tidak cocok dengannya.

Dari segi usia saja sudah cukup jauh. Anya baru akan masuk dua puluh satu, sedang Bintang nyaris kepala tiga. Plus ditambah satu lagi, sang Mayor adalah seorang duda. Yah ... walau duda tanpa anak. Namun kan, tetap saja duda.

“Kayaknya Dewi Fortuna sedang berpihak sama aku deh, Rel. Berawal dari mahasiswa binaan, berujung ke pelaminan.” Anya melihat ke langit-langit ruang kelas.

“Astaga! Bangun Anya, tidurmu terlalu miring.”

“Biarin. Kan ... hidup memang berawal dari mimpi. Ya kan?” Anya mendekatkan wajahnya kepada Aurel.

“Terserah kamu deh.” Aurel kehabisan kata-kata. Menasehati orang yang sedang di mabuk cinta, memang sering kali membuat putus asa dan berujung sia-sia.

Sebab apapun yang Aurel katakan, Anya tetap pada pendiriannya. Mengejar cinta Bintang sampai duda kembang itu benar-benar menjadi miliknya.

Namun apa jadinya, jika ternyata untuk menaklukkan hati seorang Bintang, Anya harus bersaing dengan perempuan lain?

Semua itu bermula saat Aurel meminta Anya untuk menemaninya menemui Kapten Bima—tentara yang menjadi pembinanya—di Kodim.

Awalnya, langkah kaki mereka tampak biasa saja. Sampai pada saat dua bola mata Anya menangkap sosok yang baru saja ia temui pagi tadi.

Ya, Anya melihat Mayor Bintang berdiri di dekat mobil dinas bersama seorang wanita cantik yang diduga merupakan seorang dokter. Terlihat dari jas putih yang perempuan itu kenakan dan name tag-nya.

“Kenapa Nya?” tanya Aurel. Ia lalu melihat ke arah titik fokus Anya. Spontan raut wajah Aurel berubah menjadi tegang. Meski Anya tidak menjawab pertanyaannya, Aurel bisa tahu, apa yang temannya itu rasakan.

“Nya ... kamu baik-baik aja?” tanya Aurel yang paham betul dengan isi hati Anya saat ini.

Anya masih diam. Terus melihat ke arah sang Mayor yang tampak berbincang serius dengan dokter perempuan itu. Mayor Bintang juga terlihat Sesekali tersenyum bahagia. Senyum yang tak pernah Anya lihat selama ia mengenal laki-laki itu.

Sebenarnya, siapa perempuan itu? Apa dia pemilik hati Mayor Bintang?

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

reviews

Ratna Purnama sari
Ratna Purnama sari
ceritanya bagus banget kak... setiap hari aku selalu nungguin bab barunya semangat kak...
2026-04-04 00:07:46
1
1
Ratna Purnama sari
Ratna Purnama sari
ceritanya bagus
2026-03-17 10:08:34
1
1
Enisensi klara
Enisensi klara
ikut mampir ....
2026-03-12 15:56:05
1
1
LV Edelweiss
LV Edelweiss
Hai semua, selamat datang di novel terbaru aku. Jangan lupa masukin pustaka dan beri ulasan bintang lima ya... maacih ...
2026-03-10 12:09:07
0
0
Kelsi natavia XI-G
Kelsi natavia XI-G
ka mau tanya ini alur ceritanya beda kah dengan yang di WP
2026-06-06 10:42:33
0
1
112 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status