Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bos yang Memecatku, Kini Memaksaku Jadi Istrinya

Bos yang Memecatku, Kini Memaksaku Jadi Istrinya

Sari masih terpaku di depan layar monitornya yang sepenuhnya sudah gelap. Pikirannya tidak di sana. Kata-kata Nadira dan antek-anteknya di toilet bebwrapa waktu lalu terus terngiang seperti kaset rusak. "Wanita rendahan, parasit, nggak punya harga diri."
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai nada rendah
Baca
+Pustaka
Seadanya

Seadanya

"Yaampun, kalo nggak punya duit nggak usah kuliah. Kalian dengar semua yang disini, kalo makan aja susah nggak usah sok - sok an kuliah ini kampus paling elite. Pasti kamu anak beasiswa, kalian semua dengar, capek - capek kita kuliah bayar mahal - mahal cuma buat biayain mereka anak - anak beasiswa yang nggak punya modal" Hina kating tersebut kepada erika, sungguh hari terburuk untuk erika tanpa erika sadari itulah awal dari hinaan dan olokan yang ia terima sampai saat ini beruntung erika sudah mulai terbiasa dan hanya mengangap itu semua perjuangan untuk kehidupan yang lebih baik. Erika berpikir dirinya diam bukan berarti kalah tapi ia sedang berjuang agar tidak menyerah namun sekarang e
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai nada rendah
Baca
+Pustaka
DIPTA

DIPTA

Nada suaranya tetap rendah, tidak tinggi dan tidak tersinggung tapi ada sesuatu di dalamnya, sedikit ego. Rania menangkap itu. “Aku tahu kamu bisa,” katanya pelan. “Makanya aku tanya sekarang, sebelum semuanya keburu berubah.” Kalimat itu tipis sekali nadanya hampir seperti peringatan, tapi tidak terdengar mengancam.
10892 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai nada rendah
Baca
+Pustaka
Pesona Ethan

Pesona Ethan

Wanita yang saat ini duduk di sampingnya dan menangkup punggung tangannya itu malah terlihat menghibur dan membesarkan hatinya. "Apa kamu malu mempunyai suami dengan pekerjaan rendahan seperti ini?" Ethan tidak kuasa untuk tidak mengajukan pertanyaan itu pada Nada. "Rendahan? Siapa bilang pekerjaan itu rendahan? Semua pekerjaan itu sama saja yang penting tidak mencuri. Bagiku, selama pekerjaan itu tidak merugikan orang lain, kenapa kita harus malu?" jawab Nada.
7.828.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai nada rendah
Baca
+Pustaka
Hanya Pria Tak Berguna

Hanya Pria Tak Berguna

Alis Rania perlahan-lahan mengendur, lalu dia melirikku yang sedang berdiri di luar pintu. Aku tahu bahwa dia sedang ragu. Selama lima tahun ini, aku selalu mentransfer uang bulanan padanya tepat waktu. Siapa pun bisa melihat bahwa kekuatan finansial Cindy sama sekali tidak bisa dibandingkan dengan diriku.
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai nada rendah
Baca
+Pustaka
Noda Dalam Semalam

Noda Dalam Semalam

Dasar parasit, makinya pada wanita yang sekarang menunduk dengan wajah memelas terbaiknya tapi entah mengapa Jagat sama sekali tidak terpengaruh dengan hal itu. “Mungkin karena pak Darma merasa Linda tidak serius bekerja hanya mengandalkan koneksi saja.” ingin sekali Jagat bilang kalau Linda sama sekali tidak becus bekerja, wanita itu hanya bisa menghasut orang lain untuk kepentingannya sendiri, tapi tentu saja dia tidak akan bicara sekasar itu di depan Rira yang berhati lembut.
1011.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 290 kali sebagai nada rendah
Baca
+Pustaka
Ternyata Bosku Mantanku

Ternyata Bosku Mantanku

“Tante, aku yakin wanita rendahan itu pasti punya rencana licik. Dia itu kan hanya wanita miskin. Dia pasti lakuin banyak cara untuk hidup enak.” Della kembali mengangguk. “Tante sependapat sama kamu. Sekarang Tante mau kamu lakuin sesuatu hal yang buat hubungan Bara dan wanita rendah itu hancur.” Nadia menatap saksama Della. “Apa yang harus aku lakuin, Tante?”
9.319.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 654 kali sebagai nada rendah
Baca
+Pustaka
Perempuan Yang Kalian Remehkan

Perempuan Yang Kalian Remehkan

Sesuatu yang sudah lama terkubur di balik rasa rendah diri dan penghinaan keluarga Arga. Kalau mereka bisa… kenapa aku tidak? Namun seketika itu pula keraguan menghantam. Aku siapa? Aku tidak punya modal. Aku tidak punya pengalaman. Aku hanya… istri dari keluarga miskin yang dianggap beban.
812 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai nada rendah
Baca
+Pustaka
Senja itu belum redup

Senja itu belum redup

kata Nana sembari menarik nafasnya. "Uda deh gak papa itu. Lo kan uda ngecat rambut lo jadi hitam lagi. Pasti gak marah lagi deh dia. percaya deh, oke?" kata Nindi langsung mematikan telfon nya. Sepertinya ia tidak ingin mendengar jawaban 'no' dari Nana. "Eh halo? Nindi..! ah sial, dimatikan lagi," kata Nana geram. "Gimana dong ini? jadi aku harus pamit ke mama? ish males banget deh aku," tambahnya.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai nada rendah
Baca
+Pustaka
JANGAN HINA AKU MANDUL

JANGAN HINA AKU MANDUL

POV RESTI. Pagi ini di dalam ruangan salah satu kamar club ini, aku menyandar lemah sembari nanar membayangkan kemarahan mas Aldi kemaren. Mataku terasa basah saat aku mengingat tamparannya melayang ke pipiku yang begitu keras. Membuat aku tersadar. Bahwa memang aku sangat rendah. Aku tak ada harga lagi dimata siapapun.
8.668.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai nada rendah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status